Nabire, NAWACITApost.com – Kadiv Administrasi (Kadimin) Kemenkumham Papua, Hendrik Pagiling didampingi Kabag Program dan Humas Victor Lucky Maturbongs, Kasubag Humas, RB dan TI Mulia Wari Sonny dan Kasubbag Kepegawaian, Tata Usaha dan Rumah Tangga Imanuel H. Yefun melaksanakan kunjungan serta memberikan penguatan Tusi Divisi Administrasi bagi petugas Lapas Kelas IIB Nabire pada Kamis, (09/03/2023). Kedatangan Kadiv Administrasi disambut langsung oleh Kalapas Kelas IIB Nabire Manuel Yenusi.
Dalam arahannya Kadivmin Memberikan materi tentang integritas pegawai dimana menurutnya pegawai yang tidak memiliki integtitas dapat menjadi daya rusak yang tinggi bagi organisasi, sehingga setiap pegawai perlu memiliki integritas yang tinggi.
"Pegawai wajib memiliki integritas yang tinggi sehingga di era digitalisasi seperti sekarang ini bisa pegawai yang berprestasi, memiliki inovasi dalam berkinerja karena semua pegawai itu memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi seorang pejabat, jangan menjadi orang yang tidak punya integritas karena bisa menjadi daya rusak yang tinggi bagi organisasi," ujarnya.
-
Tugas Divisi Administrasi adalah Fasilitatif Administrasi atau Supporting Unit sehingga sebagai tenaga pendukung untuk Divisi yang mengemban tugas Teknis Substantif wajib memiliki SDM yang wawasan luas memiliki inovasi tinggi sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik.
Selanjutnya Kadivmin Menyampaikan mengenai Realisasi Anggaran dimana Tahun 2022 yang lalu Kanwil Kemenkumham Papua berada di peringkat 32 dari 33 Kanwil. Oleh karena itu, di Tahun 2023 Kadivmin berharap dapat lebih baik lagi dimana target penyerapan anggaran sudah ditentukan tiap triwulan dan harus terealisasi.
"Realisasi Anggaran ditahun ini wajib lebih baik lagi dari tahun sebelumnya dimana kita berada pada peringkat 32 dari 33 Kanwil, sehingga Bapak/Ibu apa yang bisa di belanjakan dari anggaran yang ada segera laksanakan percepatan penyerapan, dan perintah Bapak Presidan bahwa untuk Kementerian Lembaga Apabila ada anggaran Pengadaan Barang dan Jasa wajib mendahulukan Produk Dalam Negeri (PDN) sehingga kita dapat membantu meningkatkan perekonomian nasional," imbuhnya.
Diakhir Materinya Kadivmin Mendorong Lapas Nabire Untuk bisa menjadi satuan kerja yang berpredikat WBK/WBBM oleh karena itu pembangunan zona integritas wajib dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab terlebih untuk masing-masing Kelompok Kerja (Pokja) dari 6 area perubahan yang sudah ditentukan oleh Kemenpan RB.