Bandung, NAWACITApost.com – Memperingati hari Isra Mi'raj 1444H Kanwil Kemenkumham Jabar melaksanakan Peringatan Isra Mi'raj bagi seluruh Pegawai di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Jabar, baik secara luring maupun daring, dihadiri oleh Kakanwil Kemenkumham Jabar, R. Andika Dwi Prasetya, Deputi Regional CSO BSI, Ilyas Ibrahim, dan Pengisi Tausyiah, K. H. Tengku Maulana, bertempat di Aula Soepomo Kanwil Kemenkumham Jabar pada Jum'at, (03/03/2023).
Diawali dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an dan Sari Tiliwah, Ikut hadir langsung dalam kegiatan ini Kadivmin Jabar, Anggiat Ferdinan, Kadivpas Jabar, Kusnali, Kadivim Jabar, Yayan Indriyana, Kadivyankum Jabar, Andi Taletting, Kalapas Sukamiskin, Kunrat, Kepala UPT Wilayah Bandung Raya, jajaran Direksi BSI Cabang Moh. Toha Bandung, Pejabat Administrator dan Pengawas Kanwil, serta JFT dan JFU Kanwil Kemenkumham Jabar.
-
Dalam sambutannya Kakanwil Kemenkumham Jabar, R. Andika Dwi Prasetya, menyampaikan terimakasih kepada seluruh Pegawai di Lingkungan Kemenkumham Jabar baik yang hadir langsung maupun mengikuti secara daring telah menyempatkan waktu untuk bersama-sama memperingati Isra Mi'raj di Kanwil Kemenkumham Jabar, "Sebagai ASN kita harus berpegang teguh kepada pedoman Agama selain terhadap Peraturan Perundang-Undangan tentunya." ungkap Kakanwil.
"Dari peristiwa Isra Mi'raj yang dilalui oleh Nabi Muhammad SAW panutan dan suri tauladan kita umat islam dapat dijadikan sebagai inspirasi dan mempertbal keimanan kita, dengan kita memperingati Isra Mi'raj ini akan makin memperdalam keimanan kita kepada Allah SWT, Isra dan Mi'raj tidak hanya bagian dari transformasi spiritual tetapi juga merupakan transformasi sosial, dimana mengajak kita semua untuk melakukan perubahan dan ingat untuk selalu memperbaiki diri kita ketika kita sebagai manusia adalah sumber khilaf dan dosa." Tambah Kakanwil Andika dalam sambutannya.
"Terimakasih dan Apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan sumbangsih baik langsung maupun secara tidak langsung sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, khusus kepada mitra Kemenkumham Jabar dalam hal ini Bank Syariah Indonesia, tidak hanya menjadi mitra dalam pemunuhan tugas dan fungsi dalam melayani masyarakat tetapi dalam pemenuhan kebutuhan rohani melalui peningkatan keimanan kita kepada Allah SWT." Pungkasnya.
Depitu Regional CSO BSI, Ilyas Ibrahim, juga berkesempatan menyampaikan sedikit sosialisasi Perbankan Syariah, disampaikan Perbedaan antara Bank Syariah dan Bank Konvensional yang utama adalah adanya perhitungan keuntungan dari pengelolaan simpanan kita untuk kemudian dikembalikan kepada kita setelah sebelumnya dikurangi kewajiban melalui Zakat Perusahaan dan Pajak kepada Negara tidak seperti konsep bunga pada Bank Konvensional yang hasilnya bisa langsung terhitung dengan informasi bunga yang ada.
Selain itu rekan-rekan di Kemenkumham Jabar jika percaya kepada Bank Syariah kita juga ikut membantu umat melalui pemberian Zakat yang langsung sampai kepada umat. Bank Syariah Indonesia saat ini telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Keuangan dalam hal penyaluran gaji bagi Pegawai Negeri Sipil melalui di terbitkan nya Perturan Menteri Keuangan No. 11 Pasal 14 Tahun 2016 bahwa Pengajuan SPM gaji bisa lebih dari satu Bank dan harus terdiri dari 1 Bank Umum Konvensional dan 1 Bank Syariah, disini terlihat dukungan serius dari Pemerintah kepada Bank Syariah.
Memasuki kegiatan utama yaitu Tausyiah dan Do'a bersama oleh K. H. Tengku Maulana, dalam Tausyiah nya beliau mengutip firman allah dalam Q.S : Maryam ayat 59 - 60, "Diakhir zaman nantinya banyak orang yang mengaku Islam tetapi tidak selamat, diantaranya adalah menganggap enteng sholat atau suka mengakhirkan sholat dan terlalu mengikuti syakhwat atau nafsu dunia. Seperti kata Rasulullah SAW mewasiatkan kepada sahab Ali Bin Abu Tholib, ada 3 hal penting yang tidak boleh ditunda, pertama adalah Sholat jika sudah Waktunya, Mengurus Jenazah, dan Menikahkan anak jika sudah ada pasangannya." Terang K. H. Tengku Maulana.
-
"Pengajian-pengajian rutin yang diadakan di kantor atau instansi itu saya sangat setuju, karena tentunya bapak ibu dalam melaksanakan tugas sebagai ASN sangat diperlukan agar mampu mempertebal keimanan dan ketaqwaan sehingga semakin amanah dan terhindar dari kemudhorotan dalam bertugas, Kemudian adanya masjid di Lingkungan kerja itu sangat harus disyukuri mengingat sangat pentingnya kita menunaikan sholat berjama'ah dan dilaksanakan di masjid seperti dicontohkan Nabi Muhammad SAW karena Nabi itu selalu sholat wajib berjamaah bahkan ketika melakukan perjalanan atau safar." Ungkap K. H. Tengku Maulana dalam Tausyiahnya.
-
"Saya ingatkan pertama Sholat lah diawal waktu dan berjamaah di masjid jangan suka menunda sholat, yang kedua perkaya ilmu dan pengetahuan dalam menjalankan sholat, terakhir hadirkan Allah SWT ketika sholat sehingga sholat kita menjadi sholat yang khusuk, sehingga kita terhidar dari penyakit umat islam diakhir zaman." Pesan K. H. Tengku Maulana dalam tausyiahnya, untuk selanjutnya ditutup dengan Do'a Bersama yang dipimpin oleh K. H. Tengku Maulana.