Barabai, NAWACITAPOST.COM - Kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan, Faisol Ali tidak hanya memberikan penguatan tugas, pokok dan fungsi pemasyarakatan. Melainkan juga melakukan peninjauan langsung pada berbagai kegiatan produktif di Rutan Kelas IIB Barabai pada Senin (30/01).
Sebelum melakukan peninjauan, Kakanwil Faisol Ali didampingi Karutan Barabai, Gusti Iskandarsyah memberikan Surat Keterangan Bebas Bersyarat terhadap 6 Warga Binaan Pemasyarakatan yang menjalani Program Asimilasi Rumah.
Asimilasi merupakan proses pembinaan warga binaan pemasyarakatan yang dilaksanakan dengan membaurkan warga binaan di dalam kehidupan masyarakat.
Pendahuluan sebagai pengantar Karutan Barabai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikam bahwa 6 orang warga binaan pemasyarakatan ini sudah memenuhi syarat-syarat sebagai penerima program asimilasi rumah.
Faisol Ali sampaikan melalui program asimilasi rumah merupakan bukti keberhasilan dari sebuah pembinaan yang dilaksanakan di rutan berdasarkan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2022.
-
"Kepada bapak-bapak sekalian, teruslah berbuat baik, kita tidak tahu masa depan bagaimana ke depannya, siapa tau nanti bapak-bapak akan menjadi orang-orang hebat dan membanggakan," terang Faisol Ali kepada para WBP yang akan menjalani asimilasi.
Berlanjut Kakanwil Faisol Ali didampingi Karutan Barabai, Gusti Iskandarsyah untuk berkeliling area Rutan Kelas IIB Barabai. Kakanwil turut serta melihat area dapur, blok hunian dan perkebunan. Di perkebunan terdapat berbagai jenis tanaman salah satunya terong dan Faisol Ali berkesempatan memanen hasil perkebunan terong. Selain terong, di kebun Rutan Kelas IIB Barabai ini juga terdapat Cabai Rawit yang ditanam oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Pada kesempatan ini pula, Kakanwil diajak melihat secara langsung Bengkel Karoseri "Utuh Harat" yang digunakan sebagai bengkel modifikasi badan mobil. Bengkel ini meruapakan hasil dari keterampilan kerja warga binaan di Rutan Kelas IIB Barabai.
"Pengerjaan baru-baru ini adalah memodifikasi mobil off road adventure, mobil biasa yang dimodifikasi hingga memiliki tenda untuk menginap dari atas mobil seperti ini," terang Karutan Barabai.
Kakanwil juga meninjau pelaksanaan bimbingan kerja di bengkel kerja Rutan Kelas IIB Barabai, selain modifikasi mobil off road, terdapat juga pembuatan sapu lidi, pembuatan stiker, pembuatan neon box, pembuatan sofa hingga keterampilan menjahit.
-
Sambil berkeliling Kakanwil memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan bimbingan kepada warga binaan selama ini, tentunya akan berguna untuk kehidupannya selepas bebas dari masa tahanan nantinya.
Di kesempatan ini Kakanwil didampingi Karutan Barabai menerima reward dari Pimpinan Cabang BRI Barabai, Yusuf Setiawan atas transaksi non tunai terbanyak menggunakan BRIZZI yang digunakan di dalam Rutan Kelas II Barabai. Rutan Kelas IIB Barabai telah lama menerapkan transaksi non tunai untuk bertransaksi dan tidak lagi menggunakan pembayaran secara tunai. Reward yang diberikan ini berupa dana yang akan digunakan sebagai penunjang kegiatan kerja di Rutan Kelas IIB Barabai.