Kamis, 4 Juni 2026

Kesiapan Capai 30 Persen, LSM Faam Akan Gelar Seminar Bedah APBD

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Jumat, 30 September 2022 | 16:39 WIB
Foto ilustrasi APBD
Foto ilustrasi APBD

Nganjuk, NAWACITAPOST.COM - Banyaknya masyarakat Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur yang tidak paham arah penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat (Faam) akan menggelar seminar bedah pada Kamis (24/11/2022) mendatang.


Informasi yang dihimpun jurnalis Nawacitapost.com acara tersebut akan digelar di aula Gedung Wanita JL Yos Sudarso, Kelurahan Payaman, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dengan beberapa narasumber yang ahli bedah APBD.


Menurut Ahmad Ulinuha Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LSM Faam Nganjuk mengatakan bahwa, karena banyaknya masyarakat yang tidak tahu arah dan pembelanjaan APBD.


"Disini LSM Faam sebagai lembaga yang memiliki fungsi kontrol sosial, dan juga menampung aspirasi, jadi kami ingin mengawali seminar tersebut karena atas permintaan masyarakat," kata Ahmad Ulinuha yang biasa disapa akrab Qodir.


Qodir menambahkan bahwa, semua masyarakat berhak tahu atas APBD Kabupaten Nganjuk, dan bukan hanya jajaran birokrasi.




-
Ahmad Ulinuha yang biasa disapa akrab Cak Qodir ketika diwawancarai jurnalis Nawacitapost.com

"Sejauh persiapan kami sudah menyiapkan gedung (Gedung Wanita red) dan mulai berkomunikasi antar lembaga dan juga berkomunikasi dengan narasumber," imbuh Qodir ketika diwawancarai jurnalis Nawacitapost.com di kantin Mall Pelayanan Publik Nganjuk pada Kamis (29/09/2022).


Qodir menjelaskan bahwa, narasumber yang akan diundang nanti adalah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM Faam, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Pusat, dan juga Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) maupun DPR Daerah, juga Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).


"Undangan tersebut tidak memaksa namun diharapkan hadir, karena ada kemungkinan-kemungkinan mereka tidak mau hadir dikarenakan berhubungan dengan anggaran," ujar Qodir.


Qodir mengungkapkan bahwa, langkah-langkah yang akan ditempuh selanjutnya adalah akan meminta data kepada pihak terkait tentang data APBD 2 (Dua) tahun terakhir.


Ditempat yang sama Puji Astowo ketika diwawancarai mengatakan bahwa, apresiasi kepada Ketua LSM Faam (Ahmad Ulinuha/Qodir red) atas gagasan kegiatan (Seminar Bedah APBD red) yang akan dilaksanakan pada 2 (Dua) bulan mendatang.


"Apa yang ada dipikiran Ketua LSM Faam ini, selaras dengan apa yang saya lakukan selama ini, namun secara formal dengan seminar maupun bentuk dialog belum pernah saya lakukan," kata Puji Astowo yang biasa akrab dipanggil Syekh Puji.


Puji menambahkan bahwa, apresiasi yang dimaksud adalah juga turut serta menyiapkan dan mensukseskan kegiatan tersebut (Bedah APBD red) dengan mengumpulkan data maupun narasumber yang ahli dalam bidang anggaran.




-
Puji Astowo tokoh pegiat aktivis senior ketika diwawancarai jurnalis Nawacitapost.com

"Karena beberapa tahun terakhir ini yang saya amati dan meneliti bagaimana orang-orang memakai anggaran pembelanjaan itu, terkesan begitu fulgar dalam menyimpangkan anggaran, karena mereka tidak takut," Imbuh Puji.


Puji menjelaskan bahwa, seharusnya pada akhir pembukuan per satu tahun APBD Kabupaten Nganjuk, adalah untuk diketahui seluruh masyarakat Nganjuk.

Halaman:

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini