Kamis, 4 Juni 2026

Diskop UKM Transnaker Rohul Gelar Pelatihan Menjahit, Peserta Apresiasi, Berharap Bantuan Modal dan Fasilitasi NIB

Photo Author
Fahrin, Nawacita Post
- Kamis, 8 September 2022 | 06:46 WIB

-
Rohul, NAWACITAPOST.COM - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Diskopukmtransnaker) Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul), Riau melaksanakan Pelatihan Menjahit Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Ketrampilan Bagi Pencari Kerja Berdasarkan Klaster Kompetisi.

Kegiatan pelatihan tersebut Secara resmi dibuka oleh Kadiskop ukm transnaker Pemkab Rohul Zulhendri Rabu (7/9/2022) bertempat di ruang pertemuan Hotel Gelora Bhakti Pasirpengaraian Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah. Dalam acara tersebut juga ada penyerahan alat menjahit secara simbolis

Pelatihan ini dilaksanakan selama hingga tanggal 27 September 2022 kedepan diikuti kurang lebih 30 orang peserta. Tempat pelatihan dipusatkan di Bordir Putri Pasirpengaraian dijalan lintas menuju Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Rohul dibagi dua sip pagi dan Sore hari.

Dalam sambutan pembukaan acara Kadiskop UMK Transnaker Pemkab Rohul memberikan semangat kepada seluruh peserta untuk serius ikut dalam pelatihan menjahit tersebut.

Dengan kegiatan ini diharapkan akan tercipta meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan menjadi kader-kader wirausaha baru atau pengusaha pemula yang berkualitas, produktif dan beretos kerja tinggi, sehingga upaya perluasan kesempatan kerja melalui kegiatan wirausaha dapat dijalankan dan dikembangkan sendiri oleh masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan.

"Pada dasarnya sasaran kegiatan tenaga kerja adalah terciptanya lapangan kerja dan angkatan kerja dalam rangka mengurangi pengangguran, tersedianya tenaga kerja yang berkompeten terkhusus ketrampilan industri rumahan menjahit dan mampu bersaing dengan usaha lainnya," kata Zulhendri.

Untuk diketahui, Pelatihan ini merupakan suatu upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan produktivitas tenaga kerja pada para pelaku usaha di sektor industri rumahan diantaranya menjahit.

Diharapkan melalui pelatihan ini para peserta mampu memahami dan menerapkan piranti alat dan teknik untuk meningkatkan produktivitas usaha masing-masing sehingga akan memperkuat daya saing yang berimbas pada peningkatan penyerapan tenaga kerja dan penurunan angka pengangguran.

Sementara itu, Peserta Pelatihan Suari Laia Warga Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemkab Rohul yang mefasilitasi masarakat untuk pelatihan menjahit ini bagi yang mau belajar menjahit dan yang punya Usaha menjahit, baik yang ada modal, tidak ada modal dan yang ada Nomor Induk Berusaha (NIB) juga yang masih belum ada.

Karena menurutnya, dari pelatihan, Pendidikan yang diprogramkan pemerintah ini, sangat membantu keluarga masyarakat, pemuda-pemudi yang mau ingin punya usaha menjahit. Tentu harapan pemerintah tidak hanya untuk pelatihan, namun penambahan modal, bantuan mesin jahit hingga pengurusan Izin untuk menjadi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) industri kecil rumahan.

"Diharapkan tidak hanya pada pelatihan dan pendidikannya, namun kalau bisa Pemerintah juga memperhatikan penambahan modal, memberikan bantuan, seperti mesin jahit model baru sekarang, mesin obras, mesin bordir dan pengurusan NiB nya. Sehingga para penjahit bisa mengembangkan usahanya mendukung program pemerintahmenjadi dan masyarakat terbantu. Kalau pengusahanya maju, usahnya besar, kan bisa menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya di Rokan Hulu, karena di Rohul ini diperkirakan ada seribuan lebih usaha menjahit." harapnya.

Editor Fahrin Waruwu.

Editor: Fahrin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini