Padangsidimpuan, NAWACITAPOST.COM - PLH Kepala Lapas Padangsidempuan, Ali Basya SH. beserta jajaran mengikuti Sosialisasi Surat Edaran Pedoman Pelatihan Intensif Penanganan Ekstremisme Berbasis Kekerasan di Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan secara virtual di Aula Lapas Padangsidimpuan. Selasa, (19/07/2022).
Dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan pembinaan narapidana teroris, dan telah
dilegalisasikannya Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-11.OT.02.02 Tahun 2022 tanggal 17 Juni 2022 tentang Pedoman Pelatihan Intensif Penanganan Ekstremisme Berbasis Kekerasan di Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan sebagai salah satu tindak lanjut amanat Perpres No.7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Terorisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme Tahun 2020-2024.
Pelatihan Penanganan Ekstremisme tersebut juga merangkul berbagai pihak mulai dsri TNI/Polri, BNPT, dan Global Center On Cooperative Security (GCCS). Turut hadir pemateri dari GCCS, David Dews. Dalam kesempatan ini beliau bekerja sama dengan Ditjen Pas dan meluncurkan suatu pedoman pelatihan intensif yang dapat membantu petugas untuk menangani narapidana agar lebih efektif dan percaya diri. Nantinya pedoman ini berisi tujuan dan modul yang dapat meningkatkan skil serta keterampilan dan kapabilitas petugas.
"Menempatkan petugas di antara napi yang memiliki risiko tinggi Tanpa adanya keterampilan dan kapabilitas yang baik, sama saja membahayakan petugas lapas" ujar David
Dalam modul dan pedoman itu diajarkan tentang bagaimana mengenali dan mengurangi niat ketertarikan dan kapabilitas narapidana terorisme yang diharapkan dapat diaplikasikan petugas dalam penanganan narapidana terorisme.
Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi, Thurman Hutapea mendukung betul kegiatan ini demi terselenggaranya pembinaan yang tertib di lembaga pemasyarakatan. "Mengingat karakteristik khusus narapidana yang tergolong eksteremis dengan penanganan yang tidak tepat akan menimbulkan risiko dalam pembinaan, keamanan, dan ketertiban di dalam Lapas" pungkas Thurman.
(Humas Lapasid)