Kamis, 4 Juni 2026

Lima Tahun Berjalan, Rumah Sakit Pratama Siberut Diresmikan, Maru: Barang Belum Selesai Sudah Diresmikan

Photo Author
Sitinjak, Nawacita Post
- Kamis, 19 Mei 2022 | 10:14 WIB

Mentawai, NAWACITAPOST.COM - Setelah pembangunan berjalan lebih kurang 5 tahun sejak 2017 lalu, akhirnya Rumah Sakit Pratama (RSP) yang berada di jalan Maileppet, Kecamatan Siberut Selatan diresmikan oleh Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet, Selasa, (17/5), siang. RSP yang bertujuan untuk mempercepat dan mendekatkan layanan kesehatan masyarakat di Pulau Siberut di tanah seluas 2 hektar tersebut, anggarannya semula berasal dari bantuan kementrian kesehatan RI sebesar Rp 20 miliar.

Target pembangunan RSP yang direncanakan 2 tahun berjalan, yakni, selesai tahun 2019 tersebut, ternyata baru bisa diresmikan pada tahun 2022 menjelang akhir jabatan Bupati dan Wakil Bupati. Rencananya RSP Maileppet ini, nantinya juga direncakanya akan melakukan layanan spesialis dan rujukan dari Puskesmas-Puskesmas yang ada di Pulau Siberut.

-


Meski pembangunan RSP masih terus berproses, pada tahun 2020 lalu, Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet juga berencana akan mengaktifkan rumah sakit tersebut. Hal itu, sebagai salah satu upaya percepatan penanganan pandemi Covid-19. Dia menilai, akses menuju RSP sudah relatif efisien, meski masih membutuhkan sarana pendukung lainnya.

Untuk itu, kata dia, bangunan fisik atau gedung mesti segera dirampungkan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Kepulauan Mentawai. Demikian disampaikannya saat meninjau lokasi rumah sakit pada tahun 2020 silam.

"Satu rumah sakit tidak akan bisa mengkaver pelayanan kesehatan di Mentawai yang begitu luas.. Setiap pulau besar di Mentawai mesti ada satu rumah sakit. Nah, tujuan RSP di Siberut untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pasien yang ada di Puskesmas-Puskesmas di Pulau Siberut, tidak mesti rujuk ke RSUD atau pun ke Padang, tapi bisa ditangani di RSP ini,” ungkapnya.

Hingga saat ini, meski sudah diresmikan, proses lanjutan pembangunan RSP masih terus berlangsung. Salah satu buktinya, yakni, kegiatan pengerjaan lanjutan pembangunan RSP yang menelan APBD Kepulauan Mentawai tahun ini sebesar Rp 4,3 Miliar.
Kepala dinas Kesehatan Kepulauan Mentawai, Desti Seminora yang dihubungi wartawan melalui pesan aplikasi kemarin, (17/5), belum memberikan tanggapan terkait peresmian RSP yang pembangunannya masih berjalan tersebut.

Kegiatan peresmian RSP tersebut, juga menuai kritikan dari anggota DPRD Kepulauan Mentawai, Maru Saerejen, Selasa, (17/5), siang. Dia mengatakan, selain tidak mendapat undangan peresmian dirinya juga tidak menghadiri peresmian RSP tersebut.

Menurut dia, bagaimana mungkin pembangunan RSP yang belum selesai sudah diresmikan. Dia juga mempertanyakan, kenapa tidak diresmikan saja akhir tahun kemarin.” Saya tidak diundang. (Masak, red) barang yang belum selesai sudah diresmiman. Kenapa tidak akhir tahun kemarin saja diresmikan,” pungkas ketua DPC Partai Gerindra tersebut.

(mesra)

Editor: Sitinjak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini