Kamis, 4 Juni 2026

Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Kanwil Kemenkumham Sumut Mengikuti Upacara Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Jumat, 13 Mei 2022 | 10:49 WIB

Padangsidimpuan, NAWACITAPOST.COM - PLH Kepala Lapas Padangsidempuan, Ali Basya SH beserta jajaran mengikuti pelaksanaan Upacara Bendera dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 secara virtual yang ditayangkan secara langsung melalui kanal Youtube Kemendikbud RI di Aula Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan. Jum'at, (13/05/2022).

Kegiatan upacara ini diawali dengan pengibaran bendera merah putih oleh pasukan Paskibraka Nasional dan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang menandakan kita bangsa Indonesia sudah merdeka, termasuk merdeka dalam berpendidikan. Ditetapkannya tanggal 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional oleh pemerintah Republik Indonesia melalui Keppres RI Nomor 316 Tahun 1959, merupakan wujud nyata kepedulian
pemerintah akan pentingnya pendidikan di negeri ini.

Penetapan Hari Pendidikan Nasional dilatarbelakangi oleh sosok yang memiliki jasa luar biasa di dunia pendidikan kita, Ki Hadjar Dewantara, yang lahir pada tanggal 2 Mei 1889

Hari Pendidikan Nasional Tahun ini bertemakan "Pimpin Pemulihan, Bergerak Untuk Mereka Belajar". Merdeka belajar mendukung banyak inovasi dalam dunia pendidikan, terutama kemajuan berbagai lembaga pendidikan termasuk sekolah ataupun madrasah, dengan membentuk pula kompetensi guru.

Guru penggerak yang merdeka dalam mengajar tahu akan kebutuhan murid-muridnya sesuai lingkungan dan budaya siswa tersebut Kurikulum Merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran.

"Kini Kurikulum Merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Itu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan. Anak-anak kita juga tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan karena Asesmen Nasional yang sekarang kita gunakan tidak bertujuan untuk "menghukum" guru atau murid, tetapi sebagai bahan refleksi agar guru terus terdorong untuk belajar; supaya kepala sekolah termotivasi untuk meningkatkan kualitas sekolahnya menjadi lebih inklusif dan bebas dari ancaman tiga dosa besar pendidikan. "Ucap Nadiem Anwar Makarim, Mendikbud-Ristek RI dalam pidatonya.

Uniknya pada peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun ini, petugas Lapas Padangsidimpuan menggunakan pakaian adat daerah tradisional dan batik Korpri ditambah dengan penggunaan kopiah bewarna hitam. Ali Basya, selaku PLH Kepala Lapas, mengatakan bahwa pendidikan merupakan hal yang penting, untuk kita sebagai petugas harus berbenah diri dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Adapun bentuk pendidikan yang bisa diterapkan di lembaga pemasyarakatan berupa penyediaan sekolah program paket yang sudah berjalan di Lapas Padangsidimpuan.

(Humas Lapasid)

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini