Kamis, 4 Juni 2026

Panit Binmas Gencarkan Edukasi Anti Bullying di SMA Negeri 2 Tualang, Berikan Pemahaman pada Siswa

Photo Author
Safriana syahra, Nawacita Post
- Senin, 12 Agustus 2024 | 19:32 WIB
Panit Binmas Gencarkan Edukasi Anti Bullying di SMA Negeri 2 Tualan
Panit Binmas Gencarkan Edukasi Anti Bullying di SMA Negeri 2 Tualan

NAWACITAPOST.COM - Perilaku "bullying" atau perundungan dengan berbagai bentuknya di lembaga pendidikan masih menjadi kekhawatiran orang tua.

Oleh karena itu, lewat Police Go To School Panit Binmas Ipda Sugeng Mishari.SH didampingi Kasi Humas Aiptu Jonas berikan Edukasi Bullying di SMA Negeri 2 Tualang, Senin (12/8/24) pagi.

Pencegahan lewat edukasi dini menjadi atensi Polri dengan mendorong untuk stop Bullying di Sekolah.

Seperti yang dilakukan oleh Paniti Binmas Ipda Sugeng Mishari SH yang menjadi Inspektur Upacara dengan mengunjungi di beberapa tempat sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Tualang Kab. Siak untuk memberikan pesan penting kepada para siswa/i.

Kapolres Siak Akbp Asep Sujarwadi S.I.K,M.S.I melalui Kapolsek Tualang Kompol Hendrix.SH.MH mengatakan, bahwa pihaknya telah menerjunkan anggotanya untuk menjadi Inspektur Upacara setiap hari Senin di beberapa sekolah.

Pihaknya menyampaikan materi tentang jenis-jenis bullying, dampak negatifnya, serta cara mencegahnya.

Petugas memberikan contoh kasus nyata yang terjadi di sekolah-sekolah agar bisa menjadi pelajaran bagi siswa-siswi,” ujar Ipda Sugeng.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa-siswi tentang pentingnya menghormati dan mendukung satu sama lain.

Ia menekankan bahaya dari perilaku bullying yakni bukan hanya merugikan fisik, tetapi juga bisa merusak kesehatan mental korban.

"Bullying merupakan tindakan yang tidak bisa dianggap remeh, karena berdampak serius pada korban. Baik secara fisik maupun psikologis dan bisa merusak kehidupan seseorang serta membawa dampak jangka panjang,” tandasnya. Bullying merupakan pelanggaran hak asasi manusia, yang berpotensi mengganggu perkembangan mental dan emosional korban," kata Ipda Sugeng.

Untuk itu, dikatakan Ipda Sugeng, pihaknya mengajak siswa/i untuk aktif melaporkan bullying yang mereka saksikan atau alami kepada pihak sekolah atau berwenang.

Hal itu sebagai langkah pertama yang sangat penting dalam memberantas bullying.

Kompol Hendrix berpesan kepada para siswa-siswi untuk terus mendukung pencegahan bullying di kalangan pelajar.

Dan diharapkan melalui kerjasama antara kepolisian, sekolah, dan masyarakat maka bullying dapat diminimalkan dan siswa-siswa bisa tumbuh dan berkembang dalam lingkungan positif.

Halaman:

Editor: Safriana syahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini