NAWACITAPOST.COM - Kuliah Kerja Nyata (KKN) berbasis komunitas Organisasi Mahasiswa Daerah (Ormada) berhasil digelar dan berlangsung khidmat di Balai Desa Blongko, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Informasi yang dihimpun wartawan Nawacitapost.com KKN kali tersebut mengambil tema "Pemberdayaan Masyarakat Multisektoral Berbasis Literasi Digital". Pembukaan KKN berlangsung pada Senin (22/7/2027) pukul 09.00 WIB.
Baca Juga: Pembina Poltekip Lakukan Monitoring dan Evaluasi KKN Taruna di Lapas Narkotika Karang Intan
Penyerahan simbolis dari pihak kampus diwakili oleh Dr. Budi Harianto, S.Hum.,M.Fil.I. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sekaligus Koorprodi S1 Aqidah dan Filsafat Islam, kepada Siti Ani'ah selaku Kepala Desa Blongko beserta perangkatnya, yang dihadiri oleh Pemerintahan Kecamatan yakni para Kasi, dan seluruh peserta KKN Komunitas Nganjuk.
Menurut Dr. Budi Harianto mengatakan, KKN berbasis komunitas tersebut merupakan salah satu dari berbagai jenis KKN, yang dilaksanakan oleh kampus Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung atau biasa dikenal dengan sebutan UIN SATU Tulungagung.
"KKN ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang berada di bawah naungan organisasi daerah asal masing-masing. Terdapat banyak organisasi mahasiswa daerah yang ada di kampus UIN SATU Tulungagung salah satunya adalah IMAKA (Ikatan Mahasiswa Kota Angin)," kata Budi Harianto melalui pesan aplikasi WhatsApp.
Lanjut Budi Harianto menjelaskan, pada tahun 2024, kampus UIN SATU Tulungagung menyelenggarakan KKN berbasis komunitas diberbagai Kabupaten / Kota, di Jawa Timur, dimana diantaranya ada KKN komunitas dari Nganjuk yang dilaksanakan mulai bulan Juli hingga Agustus 2024.
Baca Juga: Tindakan Tegas Polres Nganjuk, Dalam Waktu Singkat Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Ngetos
"Kegiatan KKN komunitas Nganjuk yang bertempat di Balai Desa Blongko, Kecamatan Ngetos, Nganjuk ini secara resmi diikuti oleh 23 mahasiswa, yang terdiri dari 9 putra dan 14 putri serta mayoritas merupakan mahasiswa asal kabupaten Nganjuk," ujar pria yang akrab dipanggil Budi.
Budi memaparkan, adapun KKN tersebut akan berlangsung selama 43 hari terhitung dari tanggal 18 Juli hingga 30 Agustus 2024.
Selain itu pada pembukaan KKN, Dr. Budi Harianto, berpesan kepada seluruh peserta KKN agar mahasiswa dapat belajar banyak hal, dari KKN tersebut.
Baca Juga: Peduli Terhadap Pembinaan Pramuka, Batituud Koramil 0810/18 Hadiri Musran Kwarran Ngetos
Artikel Terkait
Peduli Terhadap Pembinaan Pramuka, Batituud Koramil 0810/18 Hadiri Musran Kwarran Ngetos
Tindakan Tegas Polres Nganjuk, Dalam Waktu Singkat Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Ngetos
Wisata Bersejarah Dengan View Yang Memesona, Melihat Megahnya Candi Ngetos di Nganjuk Dulunya Jadi Tempat Penghormatan Raja Hayam Wuruk
Staf Khusus Menteri Bid. Keamanan dan Intelijen Dorong Kemenkumham Jabar Ciptakan Satker Bebas KKN dan Pelayanan Publik Berkualitas
Pembina Poltekip Lakukan Monitoring dan Evaluasi KKN Taruna di Lapas Narkotika Karang Intan