Sidoarjo Nawacitapost - Trik menyembunyikan sabu di balik lapisan tas ternyata tak mampu mengecoh petugas Rutan Kelas I Surabaya. Dua poket serbuk putih yang diduga sabu ditemukan setelah tas milik seorang perempuan berinisial SW, 25, diperiksa menggunakan X-Ray hingga pemeriksaan manual, Senin (14/9).
SW diketahui merupakan calon istri dari narapidana (napi) berinisial SI, 23. SI sendiri tengah menjalani hukuman dalam perkara narkoba.
SW datang ke Rutan Kelas I Surabaya yang dikenal sebagai Rutan Medaeng, Waru, Sidoarjo, untuk membesuk SI.
Namun, saat menjalani pemeriksaan di area layanan kunjungan tatap muka, petugas mendapati sesuatu yang mencurigakan dari tas yang dibawanya.
Hasil pemindaian mesin X-Ray menunjukkan adanya benda yang mencurigakan di bagian dalam tas. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan secara manual.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Surabaya Andra Naftali Gustaf Vano mengatakan, petugas menemukan bungkusan plastik hitam yang sengaja disembunyikan di balik lapisan dalam atau lining tas.
“Petugas menemukan bungkusan plastik hitam yang dijahit tersembunyi di balik lining tas. Setelah dibuka, ternyata berisi dua poket serbuk putih yang diduga sabu,” ujar Andra, Selasa (15/9).
Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan hukum lebih lanjut.
SW bersama barang bukti kemudian diserahkan kepada Satresnarkoba Polresta Sidoarjo.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya Tristiantoro Adi Wibowo menegaskan, pihaknya terus memperketat pemeriksaan terhadap setiap pengunjung maupun barang yang masuk ke lingkungan rutan.
“Ini merupakan penggagalan ketiga kalinya sepanjang September. Modusnya terus berganti dengan memanfaatkan celah kunjungan tatap muka, namun sistem penapisan kami terbukti bekerja ketat,” tegasnya.
Menurutnya, pengawasan akan terus ditingkatkan untuk mencegah masuknya narkotika maupun barang terlarang lainnya ke dalam rutan.
Terlebih, kasus penyelundupan tersebut melibatkan pengunjung yang hendak menemui WBP dengan perkara narkoba.
Sementara itu, kasus tersebut kini masih ditangani Satresnarkoba Polresta Sidoarjo.
Polisi akan mendalami asal-usul dua poket serbuk putih tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan SI maupun pihak lain di luar rutan. (Sud)