Minggu, 31 Mei 2026

Kurangi Inflasi Kebutuhan Pangan, Pemkab Majalengka Genjot Budidaya Jagung Capai 15 Ribu Hektar

Photo Author
Nurjayakbe, Nawacita Post
- Kamis, 21 Maret 2024 | 10:49 WIB
Penjabat Bupati Majalengka Dedi Supandi disela kegiatan panen jagung
Penjabat Bupati Majalengka Dedi Supandi disela kegiatan panen jagung

Majalengka, NAWACITAPOST.COM - Dalam rangka meningkatkan ketersediaan kebutuhan pangan selain jenis beras, Pemerintah Kabupaten Majalengka tengah menggenjot budidaya tanaman jagung berbagai varietas.

Hal tersebut, Pemkab Majalengka mencatat paling tidak sebanyak 15 Ribu Hektar lahan di seluruh Kabupaten Majalengka telah ditanami jagung.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Penjabat Bupati Majalengka Dedi Supandi disela kegiatan panen jagung di Dusun Cipondoh Desa Babakan Sari Kecamatan Bantarujeg Kabupaten Majalengka, dia mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk menekan angka inflasi terkait kebutuhan pangan selain jenis padi.

Dedi Supandi mengatakan sentra tanaman jagung di Kabupaten Majalengka tersebar di 9 kecamatan dengan memiliki sekitar 15 ribu hektar lahan tanaman jagung, dan Kecamatan Bantarujeg menjadi salah satu sentra terbesar dengan luas sekitar 2.000 hektar.

"Kita tengah fokus untuk menambah area tanaman jagung di wilayah utara Kabupaten Majalengka, meskipun masih ada kebiasaan petani yang lebih suka menanam padi," ujar Dedi Supandi kepada awak media, Kamis (21/03/2024).

Namun, lanjut PJ Bupati, diharapkan melalui penanaman jagung varietas hibrida mampu menghasilkan panen jagung yang maksimal. Pasalnya, varietas tersebut mampu tahan terhadap bulai, serta dapat mendorong petani untuk beralih ke tanaman jagung.

"Dengan program ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif terhadap ketersediaan pangan lokal dan mengurangi tekanan inflasi,” ungkapnya.

Sementara itu Camat Bantarujeg, Agus Heriyanto menambahkan jumlah Desa di wilayahnya sebanyak 13 Desa dan rata - rata di setiap desa masyarakatnya banyak yang menanam jagung dengan bermacam varietas.

"Pembangunan bidang pertanian, termasuk usaha budidaya tanaman jagung, merupakan prioritas yang akan terus dikembangkan di wilayah Bantarujeg," tandasnya.(Defri Ardiansyah)

Editor: Nurjayakbe

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini