Selasa, 8 September 2026

PAM Surya Sembada Jangan Berlindung di Balik Kata 'Maaf': Rakyat Bayar Air, Bukan Membeli Masalah

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Selasa, 8 September 2026 | 15:26 WIB
Permintaan maaf PAM Surya Sembada Surabaya terkait air Keruh, berbusa dan bau pada Minggu 6 September 2026 lalu
Permintaan maaf PAM Surya Sembada Surabaya terkait air Keruh, berbusa dan bau pada Minggu 6 September 2026 lalu

Pemerintah Kota Surabaya dan DPRD Surabaya juga jangan hanya muncul setelah masyarakat melakukan aksi.

PAM Surya Sembada adalah perusahaan milik daerah. Artinya, problem perusahaan bukan semata urusan direksi. Ada tanggung jawab pemerintah sebagai pemilik dan DPRD sebagai lembaga pengawasan.

Maka aksi GEMPAR JATIM seharusnya tidak dipandang sebagai gangguan.

Justru aksi tersebut harus dibaca sebagai alarm.

Alarm bahwa pengelolaan air Surabaya masih memiliki pekerjaan rumah besar.

Sebab air bukan sekadar komoditas.

Air adalah kebutuhan dasar.

Dan ketika kebutuhan dasar itu dikelola oleh perusahaan daerah, maka standar pertanggungjawabannya harus jauh lebih tinggi daripada sekadar “kami mohon maaf”.

PAM Surya Sembada harus berani menjawab satu pertanyaan sederhana:

Ketika rakyat sudah membayar air setiap bulan, apakah rakyat juga harus membayar harga dari kegagalan sistem pengelolaan air?

Kalau jawabannya tidak, maka buktikan.

Bukan dengan kata-kata.

Buktikan dari keran rumah warga. ***

Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini