Saat itu, 1946, Muhammad Yasin menjabat Kepala Kepolisian di Karesidenan Malang. Kesatuan yang diresmikan pada 14 November 1946 di Purwokerto ini sejak awal berdirinya berjasa mengatasi ancaman keamanan dan ketertiban seperti pada peristiwa Agresi Militer Belanda dan APRA (Angkatan Perang Ratu Adil) di Bandung, serta peng- amanan jalan di wilayah Jawa Barat dari ancaman gerombolan DI/TII .
Salah satu tempat bersejarah perjuangan M Yasin di wilayah Hukum Polres Blitar Kota yang dijadikan markas pasukan Mobrig Jatim ada di Bendorejo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar.
"Tempat itu dulumya adalah pabrik jaman Belanda yang memproduksi tepung tapioka di Desa Bendorejo Ponggok Kab Blitar yang menjadi satu lokasi yang dijadikan markas pasukan Mobrig Jatim pimpinan M Yasin pada saat mempertahankan Agresi Militer Belanda," kata Kapolres Blitar Kota AKBP Danang
AKBP Danang mengatakan dengan keteladanan dari Komjen M. Yasin kita bisa belajar banyak tentang nilai-nilai kepahlawanan dan dedikasi yang beliau tunjukkan selama hidupnya.
Kapolres juga mengajak seluruh peserta untuk tetap menjaga semangat kebersamaan dalam mengikuti kegiatan penelitian dalam rangka penguatan etika dan kultur SDM Polri menjadi lebih baik lagi. (Humresblikot)
Artikel Terkait
Wajah Sehat Berseri, Ini 5 Cara Menjaga Kulit Tetap Glowing Saat Bulan Puasa Ramadan
Usai Harmonisasi Raperda di Sumbawa, Kemenkumham NTB Rampungkan Pengharmonisasian 4 Raperda KSB
Bahas Bantuan Hukum, TPPO, dan ITE, Kemenkumham NTB Berikan Penyuluhan Hukum di Desa Beleke
Persidangan PMBI VS ORI Banten Berlangsung Sengit
Sangat Unik, Nikmati Cantiknya Pantai Batu Lapis di Lampung Dengan Bebatuan Bertumpuk Yang Aesthetic