Kamis, 4 Juni 2026

Kisah Kakek 62 Tahun Bertahan Hidup Bersama Adiknya, Makan dari Belas Kasihan Tetangga

Photo Author
- Rabu, 14 Februari 2024 | 06:00 WIB
Suparlan (62) warga Dusun Bandaran, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang (foto istimewa)
Suparlan (62) warga Dusun Bandaran, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang (foto istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Miris sekali Suparlan (62) warga Dusun Bandaran, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang tinggal serumah dengan adiknya.

Untuk makan sehari - hari saja Suparlan hanya mengandalkan belas kasihan dari tetangga. Bahkan kondisi ekonomi yang sulit membuat Suparlan kerap kesulitan untuk berobat atas penyakit stroke yang dideritanya.

Baca Juga: Sebut Bansos Jokowi Mirip Zaman Kerajaan, Ahok: Rakyat Minta Belas Kasihan Raja

"Hidup bersama adik, berdua. Makan selama ini dikasih orang," kata Suparlan Senin (12/2/2024).

Ia mengidap penyakit stroke yang sudah menahun membuat dirinya tidak bisa bekerja memenuhi kebutuhan hidup sehari - hari.

Baca Juga: Peduli Warga Sekitar, Kapolres Bangkalan Bantu Bedah Rumah Kakek Sebatang Kara

“Untuk berobat dari pemberian sedekah dan pemberian orang seikhlas nya,” ungkap Pak Lan warga setempat memanggil.

Sementara itu, Muntiani (56) tetangga Suparlan mengatakan, melihat kondisinya sangat memprihatinkan. Ia merasa kasihan sebagai tetangga yang tidak jauh dari rumah Pak Lan.

“Sebelah barat rumah saya, sudah sekitar 2 tahun lebih sakit stroke,” ungkap Muntiani.

Baca Juga: Susi Pudjiastuti Prihatin Lihat Kondisi Kehidupan Nenek Tua Rentan di Aceh, Hidup Digubuk Kecil Sebatang Kara

Menurut Muntiani melihat Suparlan mungkin karena ingin sembuh, jadi hampir setiap hari siang hari panas terik memaksakan diri untuk berjalan sambil membawa tongkat.

“Adiknya ngikuti dari belakang, kuatir kalau jatuh, masih semangat untuk sembuh, tapi tidak ada kerabat, hanya ikut adiknya,” terangnya.

Baca Juga: Terpantau Kompak, TNI-Polri di Ponorogo Bedah Rumah Warga Sebatang Kara

Selama ini Muntiani, tidak tahu pasti apa dapat bantuan dari pemerintah setempat atau tidak. Tapi jika yang bersangkutan jalan lewat dekat rumah, dia sering mempersilahkan untuk mampir makan.

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini