Jumat, 5 Juni 2026

Masyarakat Pebayuran Meminta Dumb Truck Pengangkut Tanah Ditertibkan

Photo Author
Apen Sodikin, Nawacita Post
- Selasa, 30 September 2025 | 11:58 WIB



Bekasi, Nawa Cita Post.com- Masyarakat Kecamatan Pebayuran kembali mengungkapkan kecemasanya perihal maraknya truk tanah yang melintas di jalan Raya Pebayuran.

Truk tanah dengan over dimensi dan bertonase melebihi kapasitas melintas leluasa di jalan Raya Pebayuran yang melintasi dua kecamatan di Kapupaten Bekasi, yaitu Kecamatan Kedungwaringin dan Pebayuran.

Menurut warga, truk tersebut melintas di jam rawan atau dimana masyarakat ramai melakukan aktifitasnya, mereka sangat mengkhawatirkan akan terjadinya kecelakaan.

Truk melakukan konvoi  4 sampai 5 mobil  terjadi penumpukan kendaraan, belum lagi pada jam tertentu jalan Raya Pebayuran di penuhi oleh pegguna jalan sehingga di khawatirkan akan terjadi kecelakaan.

"Saya pernah memberhentikan supir truk di perlintasan jalan Raya Pebayuran mereka mengemudi konvoi di saat jam sedang ramai, harusnya mereka beroperasi malam hari dan jangan konvoi ini pasti akan menghambat pengguna jalan lain," kata Yana warga Sumber Sari.

Beberapa tokoh masyarakat Pebayuran pun melakukan keluhan yang sama, Ketua Forum Badan Pengawasan Desa Pebayuran Barkah Fatimah mengatakan bahwa, seharusnya jam kerja di optimalkan malam hari dan ukuran mobilnya pun jangan terlalu besar sebab akan mengganggu aktifitas masyarakat dan merusak jalan.

"Saya prihatin dengan keadaan ini mobil kencang melintas pagi dan siang ukuranya juga besar selain keselamatan pengguna jalan lain ini juga bisa merusak jalan yang ada di Pebayuran," katanya.

Sementara itu ketua Karang Taruna Kecamatan Pebayuran Wahidin menambahkan, sebagai Organisasi Masyarakat yang bersifat sosial Karang Taruna akan berusaha menjembatani masalah tersebut.

'Saya juga melihat, setiap hari banyak mobil lalu lalang ukuran besar di jam kerja tapi pihak projek belum mendapatkan solusinya, kata Wahidin.

Mendapatkan banyaknya keluhan perihal potensi gangguan ketertiban khususnya pengguna jalan akibat banyaknya mobil pengangkut tanah di Pebayuran, anggota DPRD PKS Ade Jenah Fajarwati tegas mengatakan bahwa dirinya akan berkoordinasi dengan stake holder terkait dan secepatnya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisiaan jika ada potensi mengganggu ketertiban masyarakat.

"Kami respon keluhan masyarakat, saya sudah koordinasi dengan intitusi terkait dan tentunya jika ada potensi mengganggu ketertiban kami akan telepon pak Kapolsek, " katanya.

Editor: Apen Sodikin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini