Sebagai jalan tengah, Yona mendorong agar Pemerintah Kota Surabaya duduk bersama dengan stakeholder terkait, termasuk DPRD, lembaga perlindungan anak, serta media, untuk merumuskan istilah dan pendekatan baru yang lebih positif dan edukatif.
Baca Juga: RPJMD Surabaya 2025-2029: Dari Transportasi Hingga Pasar Rakyat Butuh Lompatan
“Saya yakin teman-teman media dan pegiat anak bisa membantu mencarikan istilah pengganti yang lebih baik. Intinya kita semua ingin anak-anak terlindungi, tapi jangan sampai membuat mereka dan orang tuanya ketakutan,” pungkas Yona. ***