Dengan hidupnya kembali Balai RW, Wali Kota Eri berharap agar Pak RW, Pak RT, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), dan Kader Surabaya Hebat (KSH) dapat bersinergi dengan Pemkot untuk memberikan informasi mengenai kondisi warga di wilayah masing-masing.
Baca Juga: Perdana! Pemkot Surabaya Salurkan BLT Permakanan Rp200 Ribu di Pabean Cantian
"Harapannya, dengan sinergi itu, orang yang miskin bisa keluar dari kemiskinannya, orang yang pra miskin bisa lepas dari pra miskinnya, dan bisa jadi sejahtera, tentunya melalui program Padat Karya yang sudah kita jalankan selama ini," tambahnya.
Meski demikian, Wali Kota Eri menemui fakta bahwa ada warga miskin yang tidak memanfaatkan bantuan dengan baik. Sebagai contoh, bantuan berupa usaha toko kelontong dijual habis dan tidak dijaga dengan baik.
Oleh karena itu, Wali Kota Eri mengingatkan bahwa bantuan akan diberikan kepada mereka yang benar-benar memanfaatkannya dengan baik dan berkomitmen untuk keluar dari garis kemiskinan.
(BNW)
Artikel Terkait
Jatah Permakanan Distop, Dewan: Lansia Miskin Surabaya Terpaksa 'Poso Beduk'
50 SMP Sidoarjo Menuju Sekolah Toleransi
Komisi B DPRD Surabaya Dorong Peningkatan PAD di Tahun 2024
Perdana! Pemkot Surabaya Salurkan BLT Permakanan Rp200 Ribu di Pabean Cantian
Dinsos Surabaya Jemput Bola Salurkan BLT Permakanan untuk KPM yang Sakit
BLT Permakanan Surabaya 2024, Anggaran APBD Sasar 8.310 Penerima
Masuk Romokalisari Adventure Land dan KRM dikenai Restribusi, Catat besarannya!
Minat Aktivasi IKD di Surabaya masih Rendah, Dispendukcapil Minta Institusi Aktif Gunakan KTP Digital