Kamis, 4 Juni 2026

Pneumonia Ancam Surabaya, Bang Jo Dorong Pemkot Gencarkan Vaksinasi

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Kamis, 20 Februari 2025 | 16:16 WIB
Johari Mustawan, Anggota DPRD Kota Surabaya Komisi D, saat melihat langsung Kegiatan Posga (Posyandu Keluarga) di POSGA MELATI RW 3, Kel Babatan, Kec Wiyung dihadiri , Senin (3/2) (Nawi)
Johari Mustawan, Anggota DPRD Kota Surabaya Komisi D, saat melihat langsung Kegiatan Posga (Posyandu Keluarga) di POSGA MELATI RW 3, Kel Babatan, Kec Wiyung dihadiri , Senin (3/2) (Nawi)

NAWACITAPOST.COM – Penyakit pneumonia masih menjadi perhatian serius di Surabaya. Pemerintah Kota (Pemkot) pun terus mengupayakan pencegahan dengan meningkatkan akses vaksinasi serta memperkuat skrining kesehatan bagi masyarakat.

Tak hanya itu, koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan instansi terkait juga dilakukan, termasuk pengawasan di pelabuhan dan bandara guna mencegah penyebaran penyakit pernapasan ini.

Menanggapi langkah tersebut, Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Johari Mustawan, menyambut baik upaya Pemkot dalam meningkatkan akses kesehatan bagi warganya.

Baca Juga: Ruang Fiskal Tersedia, Ajeng Wira Wati Minta Pemkot Segera Bangun Sekolah Baru

"Penyakit pneumonia adalah salah satu bagian dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang harus menjadi perhatian serius. Kasus pernapasan ini sering kali menjadi prioritas utama di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit," ujar Johari yang akrab disapa Bang Jo, Selasa (18/2/2025).

Politisi Fraksi PKS ini juga menekankan pentingnya sosialisasi terkait vaksinasi pneumonia agar masyarakat lebih memahami manfaatnya.

"Vaksinasi itu bukan sekadar program pemerintah, tapi juga tanggung jawab kita bersama. Tanpa kesadaran masyarakat, vaksinasi tidak akan berjalan efektif," tegasnya.

Baca Juga: Raperda RTRW Disahkan, DPRD Ingatkan Sinkronisasi dengan PSN SWL

Bang Jo mencontohkan bagaimana program vaksinasi COVID-19 yang awalnya menuai pro dan kontra, namun akhirnya diterima luas setelah masyarakat menyadari manfaatnya.

"Hal yang sama juga berlaku untuk vaksin pneumonia. Jika sosialisasi dilakukan dengan baik, masyarakat pasti akan lebih antusias untuk divaksin," tambahnya.

Selain vaksinasi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya juga melakukan deteksi dini pneumonia pada balita melalui skrining kesehatan yang rutin digelar di puskesmas.

Baca Juga: Bus Trans Semanggi Kembali Ugal-Ugalan, Josiah Michael Marah! Operator Akan Dipanggil!

"Ini merupakan langkah penting dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit menular. Harapannya, dengan deteksi dini, kita bisa mencegah kasus pneumonia yang lebih parah di kemudian hari," pungkas Bang Jo. ***

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini