berita-peristiwa

Perkuat Kemitraan Rantai Pasok Daerah, Dorong Surabaya Menjadi Lumbung Pangan Jawa Timur

Minggu, 8 November 2026 | 20:32 WIB

Ia menambahkan, salah satu kontribusi nyata yang ingin didorong adalah membantu Pemerintah Kota Surabaya dalam menjaga stabilitas harga pangan. Hal ini dapat dilakukan melalui penguatan jaringan kemitraan dengan petani, kelompok tani, koperasi, pelaku usaha pangan, serta berbagai pihak yang terlibat dalam mata rantai distribusi.

Dengan jaringan kemitraan tersebut, DPD Tani Merdeka Surabaya diharapkan dapat ikut membantu mengidentifikasi persoalan pasokan, membuka akses distribusi alternatif, serta mendorong mekanisme perdagangan yang lebih efisien sehingga gejolak harga pangan dapat diminimalkan.

Gagasan ini sekaligus menempatkan Surabaya bukan sekadar sebagai kota konsumen, melainkan sebagai simpul strategis yang mampu mengonsolidasikan produksi pangan dari berbagai wilayah di Jawa Timur.

Ke depan, DPD Tani Merdeka Surabaya berharap terbangun kolaborasi konkret dengan Pemerintah Kota Surabaya, pemerintah daerah penghasil pangan, pelaku usaha, dan komunitas pertanian.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperpendek rantai distribusi, memperkuat kepastian pasar bagi petani, serta memastikan masyarakat memperoleh pangan berkualitas dengan harga yang wajar.

Pelantikan kepengurusan di Rumah Bhineka ini menjadi langkah awal bagi DPD Tani Merdeka Surabaya untuk mengambil peran lebih luas dalam agenda ketahanan pangan daerah.

Ketahanan pangan bukan hanya soal seberapa banyak pangan tersedia, tetapi juga bagaimana pangan diproduksi, didistribusikan, dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dengan semangat kemitraan dan gotong royong, Tani Merdeka Surabaya ingin mengambil bagian dalam mewujudkan ekosistem pangan yang adil, tangguh, dan berkelanjutan bagi Kota Surabaya dan Jawa Timur. ***

Halaman:

Terkini