berita-peristiwa

Berangkat Kerja Pertama Kali, Jeyvon Hilang Bersama KM Virgo Transport 8, Ayahnya Bertahan di Posko

Senin, 14 September 2026 | 16:16 WIB
Totok Haryono (50), warga Karanganyar, Jawa Tengah, menanti kabar putranya, Jeyvon Jochelin Jhotham (19), yang hilang dalam musibah KM Virgo Transport 8 di posko pencarian Pelabuhan Tanjung Perak

SURABAYA, NAWACITAPOST.COM - Harapan seorang ayah untuk melihat anaknya memulai pekerjaan pertama berubah menjadi penantian panjang di tepi dermaga. Totok Haryono (50), warga Karanganyar, Jawa Tengah, masih bertahan di posko pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang dilaporkan mengalami musibah dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Sejak tiba di Surabaya pada Minggu (13/9/2026) malam, Totok terus menunggu kabar mengenai keberadaan putra keduanya, Jeyvon Jochelin Jhotham (19). Hingga Senin (14/9/2026), nama Jeyvon tercatat dalam manifes penumpang, tetapi belum masuk daftar korban yang ditemukan selamat maupun meninggal dunia.

Totok datang seorang diri dari Karanganyar. Ia hanya ditemani seorang teman jauh yang turut prihatin atas musibah tersebut.

Berangkat untuk Pekerjaan Pertama, Berakhir dalam Pencarian

Jeyvon baru lulus SMA ketika memutuskan berangkat ke Banjarmasin untuk bekerja di sebuah perkebunan kelapa sawit. Pekerjaan itu menjadi langkah pertamanya memasuki dunia kerja sekaligus pengalaman perdana menggunakan kapal laut.

“Belum pernah, baru kali ini,” ujar Totok, Senin (14/9/2026), saat mengenang pengalaman pertama anaknya bepergian menggunakan kapal.

Keberangkatan Jeyvon diurus melalui perusahaan penyalur tenaga kerja dari Semarang. Karena itu, Totok tidak sempat mengantar langsung putranya ke Pelabuhan Surabaya.

Rencana perjalanan yang semula menjadi awal kehidupan baru bagi Jeyvon justru berubah menjadi tragedi. Kapal yang ditumpanginya dilaporkan mengalami musibah di Laut Jawa.

Telepon Terakhir, Permintaan Restu Sebelum Berangkat

Bagi Totok, percakapan terakhir dengan anaknya menjadi kenangan yang terus terngiang. Pada Sabtu (12/9/2026), tak lama sebelum keberangkatan kapal, Jeyvon menelepon untuk meminta restu orang tuanya.

Dalam percakapan singkat itu, Totok mendoakan agar putranya selamat sampai tujuan dan bisa menjalani pekerjaan barunya dengan baik.

“Dia telepon, minta restu lah. Semoga selamat sampai tujuan dan betah kerja di sana,” kenang Totok.

Tidak lama setelah percakapan tersebut, komunikasi dengan Jeyvon terputus. Kabar musibah KM Virgo Transport 8 kemudian membuat keluarga diliputi kecemasan.

Bertahan di Posko, Menunggu Nama Anak Ditemukan

Totok menggambarkan Jeyvon sebagai anak yang baik dan dikenal royal kepada teman-temannya. Sebagai putra kedua dari dua bersaudara, Jeyvon menjadi sosok yang kini sangat dirindukan keluarga.

Jarak Karanganyar–Surabaya tidak menghalangi Totok untuk segera mendatangi lokasi setelah mendengar kabar musibah. Ia tiba pada Minggu malam dan langsung berupaya mencari informasi mengenai nasib anaknya.

Namun, hingga Senin, kepastian yang ditunggunya belum juga datang. Nama Jeyvon memang tercatat dalam data penumpang KM Virgo Transport 8, tetapi belum ada informasi bahwa ia telah ditemukan.

Halaman:

Tags

Terkini