"Saat ini tumbuh jiwa-jiwa yang baru dari para pelaku bidang Konstruksi di Indonesia, maka timbullan semangat yang baru, wawasan yang baru," katanya.
"Maka dari itu, saat ini sangat dibutuhkan dukungan regulasi dari pemerintah sesuai dengan iklim yang ada," sebut Tunggal.
Sementara itu, Gatut Prasetiyo, dari Perkumpulan Ahli Pengkaji Teknis Indonesia (PAPTI) Jawa Timur Nasional, yang juga didaulat menjadi narasumber menyambut baik kehadiran organisasi baru seperti Perkomi, Perkonmi, dan Pertaksinas.
Menurutnya, ini akan melengkapi sektor konstruksi yang terus berkembang di negara kita.
Baca Juga: Rektor UNESA Cak Hasan Dapat Penghargaan Tokoh Peduli Olahraga KONI Jatim
"Kami berharap bahwa organisasi-organisasi ini dapat memberikan bimbingan dan pengembangan bagi para ahli dan tenaga kerja konstruksi," ungkap Gatut.
"Dengan adanya Munas ini, diharapkan proses sertifikasi akan menjadi lebih mudah, terjangkau, dan cepat. Hal ini akan meningkatkan kualitas bangunan yang dibangun atau direncanakan, karena tenaga ahli yang tersertifikasi akan lebih berkualitas." imbuhnya. ***