Kamis, 4 Juni 2026

Kejam , Remaja Perempuan Diperkosa 12 Orang di Halmahera Tengah Bikin Publik Prihatin

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Senin, 18 Oktober 2021 | 16:33 WIB
Halteng, NAWACITAPOST- Indonesia kembali dihebohkan dengan peristiwa tragis yang dialami seorang remaja perempuan berinisial NU (18 tahun ) di Halmera Tengah (Halteng) . NU diketahui meninggal dunia usai diperkosa.

Namun, yang biadabnya , pelaku pemerkosa korban berinisial NU diduga dilakukan bejumlah 12 orang. Kisah piluh tersebut diunggah oleh pemilik akun Twitter @Ghara_H4L3YO** yang tidak lain saudara korban.

Akun itu mencerita bahwa NU diperkosa oleh sejumlah pekerja sebuah perusahaan di Halmahera Tengah. Kebiadaban lain adalah selain diperkosa korban juga di sekap.

“Setelah diperkosa adik kami tidak dapat berjalan, sakit yang luar biasa dirasakan dan ketakutan untuk bercerita kejadian sebenarnya,” tulisanya dikutip, Senin (18/10/2021).

"Setelah diperkosa, adik kami tidak bisa berjalan, sakit yang luar biasa dirasakan dan ketakutan utk bercerita kejadian sebenarnya," tulisnya, dikutip Senin, 18 Oktober 2021.

Dia juga menceritakan seminggu setela diperkosa organ intim korban mengalami pembengkakan dan bernanah. Saat itu juga korban sulit bicara.

“akhirnya dirujuk ke RSUD Ternate, dan kemarin adik kami menghembuskan napas terakhir,” jelasnya.

Kemudian pihak keluarga pun langsung melakukan penelusuran melalui telepon selular korban. Dan yang mengejutkan keluarga adalah salah satu pelaku pemerkosa adalah pacar korban sendiri.

“Terindentifikasi pelaku pertama (pacar). Langsung ditangkap di lokasi kerja,” ucapnya.

Selain itu, dari pelaku pertama ini, didapatkan tiga nama pelaku lainnya.
“Keempat pelaku sudah ditangkap da ditahan di Polres Halteng,” ucapnya.

Atas perbuatanya itu, keluarga korban menuntut semua pelaku pemerkosaan NU lainnya ditangkap, dihukum seadil-adilnya.

“informasi yang beredar pelaku tidak hanya 4 orang, ada sekiitar 12 orang pelaku, ini harus diusut tuntas!” ucapnya.

Akibat kejadian ini sejumlah warga emosi dan berdatangan ke Polsek Weda dan menuntut para pelaku diserahkan kepada warga, namun kemarahan warga bisa diredam oleh kepolisian.

 

 

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini