Begitu juga KPU diberi sanksi keras terakhir oleh DKPP.
Tidak berhenti begitu saja, Jokowi (presiden, red), terus melakukan manufer agar pasangan Prabowo-gibran menang dalam 1 putaran.
Baca Juga: Real Count 65 persen, 9 Partai tak Lolos Parliamentary threshold
Masih kata Cak Udin, skenario kecurangan nampaknya diadopsi dari pemilu-pemilu terdahulu. Memainkan lembaga survey, hingga aparatur negara dan para cukong/mafia, agar pasangan Capres-Cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran menang.
Tak hanya itu, banyaknya kecurangan dari Money Politik, Intimidasi kepala daerah dan tekanan kepada perangkat pemilu, terlihat jelas untuk memenangkan pasangan nomor 2.
Berkaca dari banyaknya kecurangan tersebut, Masyarakat Peduli Pemilu Jujur dan Adil menyimpulkan bahwa pemilu 2024 menjadi pemilu terburuk sepanjang sejarah Pemilihan Umum di Negeri ini.
Baca Juga: Meski suara melimpah, Nama-nama Besar ini Terancam tak masuk Senayan
Banyaknya aksi protes dari masyarakat bahkan dari para akademisi kepada penyelenggara, KPU dan Bawaslu, tidak pernah secara serius ditanggapi.
Dalam permohonannya, Masyarakat Peduli Pemilu Jujur dan Adil menyampaikan 4 hal, yaitu :
1. Meminta KPU segera menganulir Pasangan nomor 2 Prabowo-Gibran dari pesta demokrasi Pemilu 2024 ini.
2. Meminta KPU segera melakuan pemungutan ulang Pilpres secara Nasional, tanpa mengikut sertakan Pasangan Prabowo-Gibran.
3. Memproses secara Hukum, mereka para pelanggar Kecurangan.
4. Presiden Jokowi, harus bertanggung jawab dengan gagalnya menciptakan Pemilu yang Jujur dan Adil serta Penegakkan Demokrasi.
Baca Juga: 10 Anggota DPR dari dapil Jatim 1, Ini Prediksi Nama-namanya!
" Kami Meminta Ketua DPC PDIP Kota Surabaya menyampaikan Permohonan kepada Ketua Umum dan Para Wakil di DPR-RI, segera melakukan HAK ANGKET, agar persoalan Kecurangan yang TSM segera diselesaikan dan Masyarakat mendapat merasakan sepenuhnya Pemilu Yang Jurdil dan Berakhlak," ucap Udin.
Artikel Terkait
Real Count 65 persen, 9 Partai tak Lolos Parliamentary threshold
Naik turun suara Partai Politik di Surabaya, PDIP turun Gerindra dan PSI Naik Drastis!
Perebutan Kursi DPRD Jatim: Sementara PKB kembali Juara, bersaing ketat Gerindra dan PDIP
Website Hitung Suara dianggap KPU Hoax dan Menyesatkan, Samuel Teguh: Ini Pidana!
APPD Jatim Gelar Aksi Damai Dukung Pelaksanaan Pemilu 2024 di KPU