Kamis, 4 Juni 2026

Kaki Bebas Kebas, Hidup Berkualitas: Upaya UPN Veteran Jawa Timur Meningkatkan Kualitas Hidup Warga Lansia

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Rabu, 18 Juni 2025 | 10:09 WIB

NAWACITAPOST.COM - Suasana Kecamatan Gunung Anyar tampak berbeda. Puluhan warga lanjut usia berkumpul untuk belajar tentang diabetes dan pentingnya menjaga kesehatan kaki akibat komplikasi diabetes.

Acara yang terselenggara melalui hibah internal UPN "Veteran" Jawa Timur tahun 2025 melalui skema PKM EDU ini mengusung tema “Kaki Bebas Kebas, Hidup Berkualitas”. Tim dari Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jawa Timur—yang terdiri dari dosen dan mahasiswa—datang membawa misi edukasi dan pemeriksaan kesehatan gratis khusus untuk para lansia.

“Kami ingin mengenalkan pentingnya deteksi dini diabetes, terutama untuk mencegah komplikasi seperti kaki kebas yang sering dialami lansia,” ujar dr. Laurentius Johan Ardian, SpPD., ketua tim pengabdian. “Diabetes pada kondisi awal tidak memberikan gejala yang nyata sehingga seringkali diabaikan. Seringkali justru seseorang diketahui diabetes bila sudah ada gejala kesemutan atau kebas di kaki. Padahal, bila muncul keluhan tersebut pasien sudah jatuh ke dalam komplikasi diabetes dan kondisi ini ireversibel. Artinya, tidak bisa kembali normal.”

Baca Juga: Pengmas FK UPN Veteran Jatim: Edukasi Gizi Anak dan Ketahanan Pangan di Sukolilo

Acara dibuka dengan penyuluhan interaktif. Warga diajak ngobrol santai soal pola makan, olahraga, dan bagaimana mengenali tanda-tanda awal diabetes. Tak hanya itu, mereka juga diajari cara merawat kaki, terutama bagi yang sudah punya riwayat diabetes.

Setelah sesi edukasi, peserta langsung mendapat pemeriksaan gula darah dan tekanan darah. Semua gratis. Warga tampak antusias. Beberapa bahkan bertanya soal hasil cek mereka dan langsung berkonsultasi dengan tim medis.

“Saya baru tahu kalau kesemutan yang saya alami ini mungkin bukan karena usia, tapi bisa karena gula darah,” ujar Bu Tutik, 64 tahun, sambil memegang brosur edukatif yang dibagikan panitia.

Baca Juga: Terima Delapan Mahasiswa KKL dari Unja dan UPN Veteran Jawa Timur, Kepala Perhutani KPH Mojokerto Sampaikan Ini

Kegiatan ini tak hanya memberikan informasi, tapi juga membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan di usia lanjut. Ya, warga usia lanjut menjadi populasi rentan yang perlu ditingkatkan kualitas hidupnya dan menjadi perhatian pada Sustainable Development Goals (SDGs) ke-3 (Kesehatan dan Kesejahteraan) serta SDGs ke-8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Dengan meningkatnya kesadaran pasien, angka komplikasi dapat ditekan, dan pasien tetap produktif secara ekonomi. Apalagi dalam 1-2 dekade ke depan akan meningkat dua kali lipat dan Indonesia menjadi aging population, istilah yang menunjukkan populasi usia lanjut di Indonesia lebih dari 7%.

“Kami senang karena respons warga luar biasa. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan, dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya hidup sehat sejak sekarang,” tutup dr Johan.

Dengan edukasi yang menyenangkan dan pemeriksaan langsung di lapangan, kegiatan “Kaki Bebas Kebas” ini menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana kampus bisa hadir dan bermanfaat langsung di tengah masyarakat. #sdg3upnvjt #sdg8upnvjt ***

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini