Minggu, 12 Juli 2026

Mengenal Apa Itu Hutan Hujan Tropis: Permata Kehidupan di Bumi

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 12 September 2023 | 14:27 WIB

NAWACITApost.com - Menjaga kelestarian hutan tidak akan hanya melindungi alam Indonesia, akan tetapi juga berperan dalam menyumbangkan oksigen bagi seluruh dunia. Terlebih hutan tropis Indonesia terbesar ketiga setelah Brazil dan Kongo.

Selain itu, sekitar 59% daratan di Indonesia merupakan hutan tropis yang merupakan 10% dari total luas hutan di dunia, atau sekitar 126 juta Hektare (Ha) hutan. Namun, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan merilis hutan hujan tropis Sumatera masuk dalam kategori in danger atau terancam.

Padahal, hutan hujan tropis Sumatera diakui sebagai situs warisan dunia oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) sejak 2004. Namun, pada 2011 UNESCO memasukkannya dalam daftar merah situs warisan dunia yang terancam.

Pengertian Hutan Hujan Tropis


Sebelum membahas tentang kondisi hutan hujan tropis di Sumatra, kita akan membahas terlebih dahulu mengenai pengertian hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis adalah salah satu jenis hutan dari sekian banyak jenis hutan yang ada di bumi. Jenis hutan ini merupakan hutan yang berada di daerah tropis yang memiliki curah hujan yang tinggi sepanjang tahun.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian hutan tropis adalah hutan yang keadaan iklimnya selalu basah, tanah kering di daratan dan selalu hijau. Sedangkan, Whitmore menyebut, istiah hutan hujan tropis telah digunakan sejak tahun 1898 dalam buku Plant Geography yang diperkenalkan oleh A. F. W. Schimper.

Pada buku tersebut, dikatakan definisi hutan hujan tropis adalah sebagai hutan daun lebar yang selalu hijau dan memiliki kerapatan yang tinggi. Struktur tajuk hutan tersusun berlapis-lapis yang dibagi menjadi strata A, B, C, D, dan E. Pada dasar hutan yang sering disebut lantai hutan menjadi habitat dari vegetasi paku-pakuan, rotan, bambu, dan palem kecil.

Hutan Hujan Tropis Sumatra Terancam Punah


Hutan Hujan Tropis Sumatra berlokasi di sepanjang punggung gunung yang membentang di sisi barat pulau Sumatera, Indonesia. Dikutip dari laman UNESCO, Hutan Hujan Tropis Sumatra memiliki luas 2,5 hektar dan terdiri dari tiga taman nasioal, yaitu Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat, dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.

Situs ini memiliki potensi terbesar untuk konservasi jangka panjang biota khas dan beragam di Sumatera. Hutan Hujan Tropis Sumatera juga termasuk kawasan lindung dan merupakan rumah bagi sekitar 10.000 spesies tanaman, di antaranya 17 tanaman endemik, lebih dari 200 spesies mamalia, dan sekitar 580 spesies burung dengan 465 di antaranya merupakan spesies menetap dan 21 spesies endemik.

Dari spesies mamalia tersebut, 22 di antaranya adalah spesies Asia yang tidak ditemukan di tempat lain, seperti harimau sumatera, badak, gajah, dan beruang madu. Bahkan, 15 spesies hanya ditemukan di wilayah Indonesia, termasuk orang utan endemik Sumatra. Kawasan Hutan Hujan Tropis Sumatra juga meliputi salah satu gunung berapi terbesar di Indonesia, yaitu Gunung Kerinci dengan tinggi 3.805 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Hutan hujan tropis Sumatra menyimpan berbagai keindahan alamiah. Salah satunya Danau Gunung Tujuh yang merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara. Setidaknya ada lima ancaman serius yang dihadapi hutan hujan tropis Sumatera, yaitu pembangunan infrastruktur jalan, perluasan kawasan pertanian/perkebunan, pembalakan liar (illegal logging), perburuan hewan, dan lemahnya kebijakan pemerintah. Maka perlu adanya kajian secara berkala agar minimnya ancaman punah dalam hutan hujan tropis.

 

Rep: Asri Geto

 

 

 

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini