advertorial

Bea Cukai Batam Dorong UMKM Kepri Naik Kelas melalui Kemudahan Kepabeanan dan Perluasan Akses Pasar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 15:46 WIB
Kepri Economic Forum yang diselenggarakan tanggal 21-22 Oktober 2026 (Foto: Istimewa)

Sejalan dengan berbagai pembahasan tersebut, Bea Cukai Batam terus mendorong terciptanya proses bisnis yang lebih sederhana dan mendukung pengembangan UMKM di kawasan FTZ.

Kepala Bea Cukai Batam, Agung Widodo, menegaskan bahwa koordinasi dengan berbagai instansi akan terus dilakukan untuk menghadirkan kemudahan bagi pelaku usaha, khususnya dalam menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan ketentuan kepabeanan.

“Kita, bersama dengan instansi terkait, akan terus berbenah agar dapat memberikan ruang simplifikasi dan kemudahan untuk memperlancar proses bisnis UMKM di kawasan FTZ,” ujarnya, Kamis (29/10/2026).

Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui koordinasi antarlembaga, tetapi juga melalui kegiatan edukasi dan asistensi kepada pelaku usaha. Bea Cukai Batam secara berkelanjutan memberikan informasi mengenai prosedur kepabeanan melalui program Customs Visit Customer (CVC), layanan konsultasi, serta penyebarluasan konten edukatif melalui media sosial.

Pendekatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap ketentuan yang berlaku sehingga mereka dapat menjalankan kegiatan usaha dengan lebih lancar, meminimalkan kendala administratif, dan mengoptimalkan fasilitas yang tersedia.

Dalam mendukung perluasan jaringan usaha, Bea Cukai Batam juga berpartisipasi pada International Business Forum yang berlangsung di Harmoni One Convention, Batam, pada 23 September 2026.

Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya mempertemukan UMKM lokal dengan calon mitra bisnis dan pembeli dari luar negeri. Melalui forum tersebut, pelaku usaha diharapkan memperoleh peluang untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus meningkatkan keberanian dalam memasuki pasar ekspor.

Berbagai langkah tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan UMKM dalam mengoptimalkan potensi ekonomi kawasan FTZ. Dengan dukungan kemudahan kepabeanan, peningkatan literasi usaha, dan perluasan akses pasar, UMKM Kepri diharapkan mampu meningkatkan daya saing serta berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (Bazo)

Halaman:

Tags

Terkini