Jumat, 3 Juli 2026

Breaking News: Akhir Tragis Derita Sampah Bantargebang dan Mustikajaya, Alimudin Siap Kawal Proyek PSEL Sampai Tuntas!

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Kamis, 2 Juli 2026 | 21:00 WIB
Alimudin Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS (Istimewa)
Alimudin Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM — Bertahun-tahun lamanya, warga Kecamatan Bantargebang, Mustikajaya, dan sekitarnya dipaksa hidup berdampingan dengan "monster" tak kasat mata. Bau busuk yang menusuk hidung dari tumpukan sampah raksasa, genangan air lindi hitam pekat yang beracun, hingga petaka banjir akibat aliran Kali Jambe yang tersumbat gunungan sampah hanyut, telah menjadi menu penderitaan sehari-hari.

Namun hari ini, sebuah titik balik dramatis resmi dimulai. Gempuran udara busuk dan ancaman banjir itu dipastikan akan segera berakhir tragis lewat megaproyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Merespons angin segar perubahan ini, Alimudin Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), angkat bicara dengan nada tegas, penuh empati, dan membawa optimisme baru bagi masyarakat.

Baca Juga: Gerbang Rumah Terkunci PKL: Ketika Jeritan Warga Dicueki Satpol PP Padangsidimpuan Berbulan-bulan

Apresiasi Tinggi untuk PSN: "Keluhan Warga Harus Terobati!"

Sebagai penyambung lidah rakyat yang kerap turun langsung ke garis depan—merasakan langsung kepulan bau menyengat dan derita warga Bantargebang juga Mustikajaya—Alimudin memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas eksekusi Proyek Strategis Nasional (PSN) ini.

"Saya, sebagai wakil rakyat, bersama seluruh masyarakat yang selama ini langsung merasakan dampak buruk, mencium bau menyengatnya, dan menghadapi banjirnya, sangat mengapresiasi pelaksanaan Proyek Strategis Nasional PSEL ini," ujar Alimudin, melalui sambungan seluler, pada Kamis (2/7/2026), dengan penuh penekanan.

Bagi legislator PKS ini, proyek PSEL bukan sekadar pembangunan infrastruktur biasa, melainkan sebuah misi kemanusiaan untuk memulihkan hak hidup sehat warga Bekasi.

Komitmen Tempur: Pasang Badan Melakukan Pengawasan Ketat

Alimudin menegaskan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam di belakang meja. Ia memastikan Komisi IV DPRD Kota Bekasi akan pasang badan mengawal setiap jengkal proses pembangunan agar berjalan tanpa deviasi.

Baca Juga: Misteri Ruang Gelap Anggaran Media Batam: Perwako Kabur, Kominfo Berlindung di Balik Dalih Rahasia Dinas

  • Pengawasan Tanpa Celah: Mengawal seluruh proses pelaksanaan fisik dan sistemik proyek PSEL agar tepat waktu dan tepat sasaran.

  • Zero Tolerance untuk Kelalaian: Memastikan tidak ada lagi kebocoran air lindi baru atau pembiaran sampah hanyut selama masa transisi proyek.

  • Target Akhir yang Jelas: Memastikan teknologi PSEL benar-benar melenyapkan bau dan mengonversi sampah menjadi energi bersih yang bermanfaat.

"Harapan kita besar. Semoga proyek ini berjalan dengan sangat lancar dan sukses tanpa hambatan, sehingga keluhan, air mata, dan beban warga Bantargebang dan Mustikajaya selama bertahun-tahun ini bisa benar-benar terobati dengan tuntas!" pungkas Alimudin.

Baca Juga: Ratusan Miliar Belanja Di Atas Kertas, PAD Bocor Diduga Ada yang Dilindungi!

Halaman:

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini