tokoh

Berikan Perhatian Terhadap Peristiwa Dibalik Demonstrasi, Berikut Pernyataan Ketum PGLII

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 15:49 WIB

NAWACITAPOST.COM — Peristiwa di balik aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai tempat di seluruh Indonesia, menyita banyak perhatian dari seluruh aktivis maupun organisasi masyarakat, dan sejumlah tokoh Nasional.

Kini perhatian berasal dari Pdt. Tommy Lengkong, M.Th. Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja Dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (Ketum PGLII) yang menyampaikan pernyataan sebagai berikut:


Salam sejahtera!

Atas nama PGLII, saya menyampaikan turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya Almarhum Affan Kurniawan. Semoga Tuhan memberi penghiburan dan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Baca Juga: Komitmen Peduli Masyarakat Sekitar, Rutan Humbang Hasundutan Berbagi Puluhan Sarapan

Peristiwa-peristiwa beberapa hari terakhir ini, khususnya demonstrasi-demonstrasi elemenelemen masyarakat baik di Kabupaten Pati, Kabupaten Bone, di depan gedung MPR/DPR, di Medan, di Makasar dan di beberapa tempat lainnya yang diwarnai dengan berbagai tindak kekerasan, anarkis, dan bahkan hingga mengakibatkan ada korban yang meninggal dunia, telah benar-benar mendukakan kita dan menimbulkan keprihatinan kita. Oleh karena itu kami menyuarakan:

  1. PGLII mengajak seluruh warga masyarakat, seluruh komponen bangsa, aparat-aparat keamanan untuk mengedepankan cinta damai, kebersamaan, kesetiakawanan, serta menjauhi kebencian dan kekerasan.
  2. PGLII mendukung sepenuhnya hak-hak tiap warga negara Indonesia yang harus dilindungi oleh negara, di antaranya adalah: kebebasan, persamaan, keadilan, perlindungan, kesetiakawanan dan mengekspresikan rasa tidak puas dan berbeda pendapat (Expression of Discontent and Dissent).
  3. PGLII berpendapat bahwa penyampaian pendapat atau protes oleh masyarakat itu sah-sah saja dan dijamin oleh konstitusi, namun perlu mempertimbangkan keamanan dan ketertiban dalam mengekspresikannya, sehingga tidak merugikan masyakat lainnya dan tidak mengarah kepada hal yang anarkis.
  4. PGLII meminta Kapolri memerintahkan agar aparat kepolisian yang menangani massa demonstran untuk tidak bertindak represif dan menjalankan SOP dengan benar. Juga kepada segenap aparat keamanan yang menjalankan tugasnya untuk selalu bersikap sabar, bijaksana dan mengutamakan pendekatan persuasif dalam menanggapi warga masyarakat yang menyampaikan aspirasi mereka.
  5. PGLII meminta semua pimpinan PGLII di wilayah Provinsi, Kabupaten, Kota, serta semua pimpinan Sinode Gereja dan Lembaga, dan para Pendeta untuk turut mendoakan, dan berperanserta di wilayahnya masing-masing menenangkan masyarakat, serta turut berperan dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif.


Jakarta, 30 Agustus 2025
Pdt. Tommy Lengkong, M.Th.
Ketua Umum PGLII

Tags

Terkini

DPR: Wakil Rakyat Atau Debt Collector Pajak?

Senin, 15 Juni 2026 | 15:13 WIB