NAWACITAPOST.COM – Peta kepemimpinan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali bergeser secara signifikan.
Nama Inspektur Jenderal Polisi Asep Safrudin kini resmi menduduki salah satu posisi paling krusial dan strategis di Mabes Polri.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1993 tersebut dipercaya oleh Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto untuk memimpin Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Asep mendapat amanah besar tersebut setelah sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Kepulauan Riau (Kepri).
Dalam rotasi jabatan ini, dia menggantikan Komjen Pol Syahardianto yang dimutasi menjadi Pati Bareskrim Polri dengan penugasan pada KSP.
Keputusan krusial pengangkatan Asep tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Mutasi besar-besaran tersebut menjadi bagian dari pergeseran 88 perwira di lingkungan Polri.
Seiring dengan promosi jabatan sebagai Kabareskrim, Asep juga resmi naik pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) atau jenderal bintang tiga, meninggalkan pangkat inspektur jenderal (bintang dua) yang disandangnya sebelumnya.
Baca Juga: Estafet Diplomasi: Eks Wamenlu Dino Patti Djalal Soroti Karpet Merah Menlu Arrmanatha Nasir
Lantas bagaimana sepak terjangnya di kepolisian?
Langkah dan rekam jejak Asep di korps bhayangkara terbilang sangat panjang, tajam, dan sarat pengalaman lapangan.
Sejak mengakhiri masa pendidikan di Akpol 1993 dari satuan Reserse, ia secara konsisten menempa diri di garis depan penegakan hukum dan ranah penyidikan berbagai kasus besar.
Jejak kepemimpinannya di tingkat operasional wilayah mencatatkan rekam jejak yang mengkilap. Pada 2010, Asep dipercaya sebagai Kepala Satuan II Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.
Setahun kemudian, dia menjadi Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, sebelum menduduki posisi Kapolres Bogor pada 2013.
Kariernya terus berlanjut sebagai Wakapolres Jakarta Barat dan Kapolres Kota Barelang pada 2014. Dua tahun berselang, Asep menjadi Direktur Reserse Narkoba Polda Banten.
Pengalaman mendalam di ranah kejahatan modern dan dunia siber juga menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya.
Pada 2017, dia menjabat Kepala Subdirektorat II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, kemudian Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim pada 2018.
Kematangan strategisnya kian teruji saat memasuki jenjang perwira tinggi. Pada 2019, Asep menjadi Kepala Biro Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan Lemdiklat Polri.
Setahun kemudian, dia menjabat Wakapolda Kalimantan Barat, lalu Wakapolda Kepri pada 2023.
Setelah dipercaya sebagai Kapolda Kepri pada 2026, perjalanan karier Asep berlanjut ke posisi Kabareskrim.
Penunjukan ini menjadi puncak dari rekam jejak panjangnya, menempatkan sang jenderal reserse di posisi puncak penegakan hukum kepolisian tanah air.