NAWACITAPOST.COM - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Korwil Jawa Timur menekankan bahwa kolom tanpa gambar atau kotak kosong harus menjadi pilihan sah yang dapat dicoblos oleh masyarakat dalam Pilkada Surabaya 27 November 2024 mendatang.
Hal ini dinyatakan oleh Heru Satriyo, Ketua MAKI Korwil Jatim, setelah gelaran audiensi bersama KPU Surabaya pada Selasa pagi (1/10/2024).
Menurut Heru, keberadaan kotak kosong mencerminkan kegagalan partai politik dalam melakukan kaderisasi, meskipun mereka mendapatkan dana dari pemerintah untuk tujuan tersebut.
Baca Juga: Aliansi Relawan Surabaya: Memilih Kotak Kosong Penting untuk Menjaga Marwah Demokrasi
"Ini adalah bentuk kegagalan partai politik dalam menyediakan alternatif bagi masyarakat. Kami mendukung agar kotak kosong tetap menjadi bagian dari demokrasi dan dapat dipilih oleh masyarakat," tegas Heru MAKI.
Heru menyoroti pentingnya mencegah munculnya calon tunggal dalam pemilu mendatang. Ia mendesak partai politik untuk bertanggung jawab dalam meningkatkan kaderisasi guna memberikan lebih banyak pilihan kepada masyarakat.
"Jika dibiarkan, ke depan kita akan menyaksikan lebih banyak calon tunggal, dan ini tidak baik bagi demokrasi. Masyarakat harus memiliki pilihan nyata, bukan hanya satu calon yang didukung oleh monopoli partai," lanjutnya.
Baca Juga: Protes Politik, Massa Dukung Kotak Kosong di Depan DPRD Surabaya
Heru juga meminta agar KPU Surabaya segera melakukan sosialisasi melalui media dan alat peraga kampanye (APK) mengenai legalitas mencoblos kotak kosong.
"Lebih dari itu, dalam debat publik nanti, KPU Surabaya wajib menghadirkan dua kursi kosong sebagai simbolisasi pilihan 'kotak kosong'," tambah Heru.
Dalam hal kampanye, MAKI Jatim berencana melakukan roadshow di lima kabupaten/kota yang hanya memiliki calon tunggal, yakni Kota Pasuruan, Kabupaten Gresik, Ngawi, Trenggalek, dan Surabaya. MAKI juga menyiapkan dua juta flyer yang akan dibagikan dalam roadshow tersebut.
Baca Juga: MAKI Jatim Pastikan akan Kampanye Kotak Kosong di Lima Daerah Jawa Timur
"Kami akan menggunakan truk trailer untuk roadshow dan menyebarkan jutaan flyer di masing-masing daerah yang hanya memiliki calon tunggal," jelas Heru.