"Semua sahabat saya yang sedang bersaing menjadi Capres sekarang ini adalah sama-sama orang Pancasilais, sehingga tidak akan ada rasa kuatir saya terhadap hancurnya dasar filsafat negara," tuturnya.
"Siapapun diantara mereka jika kelak memimpin negara ini. Saya tidak ikut campur dalam pergulatan politik diantara mereka," sambungnya.
Oleh karena itu, Jenderal Purn AM Hendropriyono tidak condong pada salah satu capres yang ada.
Meskipun sebelumnya ia sempat hadir dalam deklarasi dukungan capres dari Partai Gerindra, Prabowo, namun kehadirannya itu bukan bentuk dukungan politik.
"Pencapresan, capres, itu nggak ada. Saya hanya seorang guru filsafat. Jadi yang saya sampaikan adalah kesetiaan saya kepada orang-orang yang Pancasilais," katanya.
Lebih lanjut, Jenderal Purn AM Hendropriyono menyebut mendukung dengan cara berharap supaya orang orang pancasilais itu juga berwawasan kebangsaan.
"Saya setia dan mendukung dengan cara berharap supaya orang-orang Pancasilais yang berwawasan kebangsaan itu akan memimpin negara dengan baik. Jadi sekali lagi bukan dalam kapasitas, karena bukan saya politikus ya," katanya.