Jumat, 5 Juni 2026

Susun Skema Peningkatan Kapasitas Pengawas Pemilu Tingkat Kabupaten dan Kota, Bawaslu : Jajarannya Piawai Dalam Manajemen Pengawasan serta Teknis  

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Jumat, 14 Juli 2023 | 09:07 WIB
Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda (tengah) saat memberikan arahan dalam Penyusunan Skema dan Pengumpulan Bahan Materi Peningkatan Kapasitas Pengawas Pemilu Kabupaten/Kota di Jakarta, belum lama berselang. Foto sumber Humas Bawaslu.
Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda (tengah) saat memberikan arahan dalam Penyusunan Skema dan Pengumpulan Bahan Materi Peningkatan Kapasitas Pengawas Pemilu Kabupaten/Kota di Jakarta, belum lama berselang. Foto sumber Humas Bawaslu.

NAWACITApost.com - Rencananya  Badan Pengawas Pemilihan Umun  (Bawaslu) menggandeng BKN untuk menganalisis kemampuan peserta pengawas pemilu dengan CAT (Computer Assisted Test). "Data tersebut akan menjadi bahan Bawaslu untuk mengetahui potret kemampuan jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota seperti apa," jelas Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda disampaikan saat memberikan arahan Penyusunan Skema dan Pengumpulan Bahan Materi Peningkatan Kapasitas Pengawas Pemilu Kabupaten/Kota di Jakarta, belum lama berselang.

Skemanya sedang disiapkan, agar  peningkatan kapasitas bagi pengawas pemilu yang nantinya terpilih di tingkat kabupaten/ kota, terutama bagi pengawas pemilu yang belum pernah mendapatkan pelatihan.

Harapannya skema atau materi pelatihan ini dikelompokan dalam dua hal besar. Dia menuturkan hal pertama mengenai managemen kepengawasan yaitu "soft skill' yang bisa saja metodenya tidak terlalu tatap muka. "Dan yang kedua adalah teknis (pencegahan, pengawasan, penanganan pelanggaran, penyelesaian sengketa)," sebutnya.

Herwyn pun meminta dalam pembuatan skema perlu dipikirkan terkait kemampuan peserta, waktu, dan biaya. Jangan sampai, pesan dia, materi terlalu banyak dan membuat peserta lebih sulit untuk memahami materi, maka harus memilah dan memilih materi yang tepat.

"Harapannya skema atau materi pelatihan ini dikelompokan dalam dua hal besar, yaitu managemen kepengawasan yaitu soft skill yang bisa saja metodenya tidak terlalu tatap muka dan yang kedua adalah teknis," ujarnya.

Dia menekankan terkait materi yang diberikan yakni mencakup tugas fungsi dan wewenang serta kewajiban Bawaslu.

"Inventarisir materi yang akan diberikan, jika tidak bisa diberikan secara keseluruhan maka pilih yang prioritas," pungkasnya.

Sumber Humas Bawaslu

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB