Kamis, 4 Juni 2026

Rekam Jejak Jeffrie Geovanie, Pegawai Bank, Pengusaha Hingga Dewan Pembina PSI

Photo Author
adekurniawan, Nawacita Post
- Minggu, 25 Juni 2023 | 08:39 WIB
Jeffrie Geovanie
Jeffrie Geovanie

NAWACITAPOST.COM - Jeffrie Geovanie pernah menjadi sorotan lantaran ia disebut sebagai kutu loncat yang selalu berpindah pindah Partai.

Perihal tersebut, Pria kelahiran Jakarta 5 Agustus 1967, Jeffrie Geovanie pun membantah terkait berganti ganti bendera partai sebagai kendaraan dalam berpolitik.

Kala itu, Jeffrie Geovanie ramai dibicarakan lantaran ia akan maju di Pilkada DKI Jakarta sebagai cawagub ketika ia masih berada dibawa bendera Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2002 - 2007.

Berikut ini rekam jejak Jeffrie Geovanie yang saat ini menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang pernah di panggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana.

Karir

Sebelum berkiprah di dunia politik, Jeffrie Geovanie rupanya mengawali karirnya sebagai pekerja di perbankan antara lain American Express Bank Ltd Jakarta, Direktur Trego Holdings Ltd Singapore, serta Direktur Bank Artha Prima Jakarta

Selanjutnya, Jeffrie Geovanie juga pernah merasakan dunia bisnis lantaran ia pernah berwiraswasta di bidang hotel dan properti.

Pada tahun 2002 silam, Jeffrie Geovanie mendirikan Syafii Maarif Foundation—Maarif Institute, sebuah LSM yang aktif mengkaji masalah kebudayaan dan kemanusiaan. Kala itu, ia menjadi ketua yayasan.

Seiring berjalannya waktu, Jeffrie Geovanie juga mendirikan Yayasan Indonesia Untuk Semua—The Indonesian Institute. Ia juga aktif sebagai salah seorang Dewan Penasehat Center for Strategic and International Studies. JG.

Dengan kemampuan serta kecerdasaannya, Jeffrie Geovanie juga pernah dipercaya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) serta menjadi seorang anggota Dewan Redaktur Penerbitan Balai Pustaka.

Sosial Politik

Selain menjadi pengusaha, Jeffrie Geovanie lulusan Universitas Nasiosial dan Prof. Dr. Moestopo (Beragama) ini juga pernah menjadi anggota Muhammadiyah. Selama bergabung, ia dipercaya menjabat Ketua Majelis Hikmah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Bali dan Wakil Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah periode 2000–2005 dan 2005–2010.

Dari situlah, karir berpolitiknya mulai kelihatan. Pasalnya, Jeffrie Geovanie pernah mencalonkan diri sebagai calon Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada 2010.

Seiring berjalannya waktu, Jeffrie Geovanie bergabung dalam kancah politik melalui Partai Amanat Nasional (PAN) dengan menjabat Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi Bali pada 2002 dan pengurus The Amien Rais Center.

Pada tahun 2005, karier politiknya Jeffrie Geovanie mulai melesat menanjak saat dicalonkan sebagai kandidat Gubernur Sumatra Barat oleh Koalisi Sakato yang berisikan 16 partai politik, berpasangan dengan Dasman Lanin sebagai wakilnya

Selama bergabung bersama PAN dari 2002 - 2007, Jeffrie Geovanie akhirnya memutuskan untuk berpindah ke Partai Golongan Karya. Ia dipercaya menjadi Wakil Direktur Lembaga Eksekutif Lembaga Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar pada 2007-2009.

Sejak berbagung dengan partai berlambang pohon beringin tersebut, Jeffrie Geovanie menuai sukses dengan terpilihnya JG sebagai anggota DPR periode 2009-2014. Ia ditempatkan di Komisi I DPR.

Karirnya di Golkar pun tak bertahan lama karena Jeffrie Geovanie memutuskan untuk pindah Partai Nasional Demokrat (Nasdem) pada tahun 2012. Lagi lagi, suami Diana Geovanie ini juga tak bertahan lama karena memutuskan hengkang pada tahun 2013.

Pada akhirnya, Jeffrie Geovanie memutuskan untuk bergabung bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai Ketua Dewan Pembina sampai saat ini.

Sepanjang karirnya ini, Jeffrie Geovanie pernah duduk sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah dari daerah pemilihan Sumatra Barat hasil Pemilu Legislatif 2014.

Jeffrie Geovanie juga pernah menjabat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat melalui Partai Golongan Karya dari daerah pemilihan Sumatra Barat I hasil Pemilu Legislatif 2009. (*****)

 

 

 

 

 

 

 

Editor: adekurniawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB