Jumat, 5 Juni 2026

Pileg 2024 dari Dapil Sumut 2, Nawacita Politik TV : Diperkirakan 2 Orang Nias Lolos Senayan

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Jumat, 12 Mei 2023 | 16:02 WIB
Ki ke ka ; Agustus Gea, Barugamuri Dachi, Anton Antono Zagoto, dan Otoli Zebua, dalam program Sekaranglah Waktunya di Podcast Nawacita Politik TV, belum lama berselang.
Ki ke ka ; Agustus Gea, Barugamuri Dachi, Anton Antono Zagoto, dan Otoli Zebua, dalam program Sekaranglah Waktunya di Podcast Nawacita Politik TV, belum lama berselang.

Jakarta, NAWACITAPOST.com –  Daftar Pemilih Tetap (DPT) Dapil Sumut 2 untuk Pileg 2019 mencapai 2.630.975 tesebar di 16 Kabupaten dan 3 Kota. Dan Kepulauan Nias (Kepni) masuk dalam Dapil Sumut 2, untuk 4 Kabupaten dan 1 Kota. DPT Kepni  di Pileg 2019 berjumlah 521.085, dan calegnya ada 11 orang dari 7 Partai. Ironisnya yang memilih dari Kepni untuk 11 caleg tersebut hanya 161.629 atau kurang lebih 31 persen. Sementara pemilih dari luar Kepni memilih calon legislatif (Caleg) Kepni hanya 33.544 atau 2 persen suara dari 2.630.975 (Sumut 2)  - 521.085 (Kepni) menjadi 2.109.890.

https://youtu.be/Te_1wv1BdkI

Baca Juga : Lima Putera Kepulauan Nias Berpeluang Besar Masuk Parlemen Senayan, Ini Versi Nawacitapost


Terkait hal itu, Ono Niha atau Orang Nias yang menjadi caleg dan tembus pada pemilihan legislatif (Pileg) 2004 ada dua; Idealisman Dachi (Partai Pelopor) dan Arisman Zagoto (PDS) PAW. Pileg 2009 ada satu orang yaitu Yasonna Laoly (PDIP). Pileg 2014 Suasana Dachi (Gerindra).

Baca Juga : Pemerhati Politik  Nusantara Fagiziduhu Ndruru : Ini 6 Partai yang Karakteristiknya Cocok di Kepulauan Nias


Sementara pada Pileg 2019 dari 7 partai untuk 11 orang ;











































































































NO CALEG PARTAI PEROLEHAN SUARA DARI KEP. NIAS LPEROLEHAN SUARA DI LUAR KEP. NIAS TOTAL PEROLEHAN SUARA DI DAPIL  SUMUT 2
1 Christian Zebua Nasdem 50.088   6.959 57.047
2 Turunan Gulo PDIP 47.326   5.254 52.580
3 Suasana Dachi Nasdem 31.254   3.386 34.650
4 Barnabas Yusuf Hura PAN 13.387   5.959 19.346
5 Dermawati Harefa Gerindra 11.350 10.644 21.994
6 Ali Yusran Gea Gerindra   4.240   5.245   9.485
7 Sabanudin Hulu PSI   1.804      766   2.570
8 Benni Advis Daeli Golkar   1.397      722   2.459
9 Desyana Ndruru Demokrat      403      221   2.119
10 Ilham Surya Edi Lahagu PAN      376      652   1.028
11 Nofedin Waruwu PSI      624          0     624

Partai Nasdem (Christian Zebua dan Suasana Dachi), Gerindra (Dermawati Harefa dan Ali Yusran Gea), PAN (Barnabas Yusuf Hura dan Ilham Surya Edi Lahagu), PSI (Sabandin Hulu dan Nofedin Waruwu), PDI (Turunan Gulo), Demokrat (Desyana Ndruru) dan Golkar (Benni Advis Daeli) satupun tak tembus.

Baca Juga : Dapil II Sumut, Kepni Fokus Dukung Putra – Putri Nias ke Senayan 2024


Padahal bila ditilik secara angka daftar pemilih tetap (DPT) menurut media Katadata pada tahun 2019 untuk 5 daerah di Kepni ; Kabupaten Nias (93.491), Nias Selatan (191.729), Nias Utara (89.478), Nias Barat (58.518), dan Kota Gunungsitoli (87.869). Totalnya mencapai 521.085.

Dari data yang ada khususnya dari pemilih di luar Nias yang memilih caleg dari Kepni suaranya tidak signifikan hanya 33.544. Sementara DPT Sumut 2 untuk 16 kabupaten dan 3 Kota jumlahnya mencapai 2.630.975. Kalau dikurangi  DPT dari daerah Kepni 521.085, berarti 2.630.975 – 521.085 menjadi 2.109.890 atau  jumlah suara dari luar Kepni untuk caleg dari Kepnis kurang lebih hanya 2 persen atau 33.544.

Sedangkan Pemilih (2019) dari Kepni  untuk calegnya mencapai 161.635  atau kurang lebih 31 persen dari 521.085, sisanya 70 persen atau 300 ribu lebih memilih caleg dari luar Kepni.

Terkait DPT Kepni, diperkirakan pada Pemilu serentak 2024, jumlahnya kurang lebih naik 50.000, menjadi 570.000

Begitulah perbincangan Otoli Zebua dari Nawacita Politik distudio Nawacita TV, dalam program Sekaranglah Waktunya tiga narasumber, yaitu Agustus Gea, Anton Antono Zagoto, dan Barugamuri Dachi, belum lama berselang.

“Saya justru menyoroti sistemnya, yaitu sistem pemilu. Ketika kita bawa  konteks ke dalam Kepulauan Nias, tadi disebutkan datanya bahwa daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilu 2019 jumlahnya 570 ribu orang. Terus kita flashblack ke belakang, berapa sih sebenarnya data valid suara keterwakilan masyarakat Nias, berapa sih nilainya sehingga yang bisa mengangkat atau membawa calon legislatif ke DPR RI, ternyata datanya menyebutkan kurang lebih 30 persen dari 570 ribu atau tidak sampai 200 ribu  dan berbagi ke semua partai,” tutur Barugamuri Dachi akuntan publik senior dari Nias Selatan yang sudagh 20 tahun bergelut dengan pekerjaannya di Jakarta dan sangat tertarik dan peduli soal pemilu khususnya Ono Niha dari Dapil Sumut 2.

“Masyarakat kita juga, seperti yang pak Agustus Gea bilang, daripada saya tidak jadi, kamu juga harus tidak jadi, maka suara saya kasih ke orang lain, dan di Kepni hal seperti ini masih banyak. Edukasi untuk hal ini tidak mudah,” ucapnya.

“Maka menurut saya bukan hanya media saja, tetapi yang penting penyelenggara pemilu di Nias itu harus punya waktu untuk memberikan edukasi yang benar, bagaiamana kita berdemokrasi. Benar caleg dari Kepni untuk Dapil Sumut 2 banyak, kita tidak bisa pungkiri itu, bahwa tidak mungkin hanya 5 orang, tetapi lebih dari itu, itu selalu menjadi historis caleg kita di DPR RI. Tetapi pertanyaannya, apakah kita mau mengulang lagi di Pileg 2019 yang mana orang Kepni untuk dapil sumut 2 tidak ada lagi,” tegasnya.

Sedangkan Anton Antono Zagato pengusaha asal Nias yang berdomisili di Tangerang,  bahwa dengan menghitung peluang siapa yang caleg yang bisa lolos daeri dapil Sumut 2. Artinya kalau ada orang Nias terdaftar di partai politik tertentu, dihitung punya peluang untuk dapat kursi di senayan khusus dari Kepnis dapil Sumut 2. Jangan  orang Nias hanya penyumbang suara, tuturnya dalam perbincangannya di chanel YouTube Nawacita Politik TV belum lama berselang.

Sementara Agustus Gea lebih menyoroti supaya caleg dari Kepni di Dapil 2 Sumut untuk mencari partai politik yang biasa lolos parlemen threshold  (PT) 4 persen, maka kalau itu tidak dilakukan percuma saja, walaupun jumlah suaranya memenuhi syarat, tetapi parpolnya  tidak lolos ke senayan, jelasnya dalam dalam perbincangannya di chanel YouTube Nawacita Politik TV belum lama berselang.

Yang jelas dan pasti, kata tiga narasumber tersebut, jika penyelenggaranya melaksanakan tugasnya dengan baik, kemudian memilih partai yang lolos PT, dan suara  DPT dari Kepni harus 100 persen kepada caleg dari Kepni . Maka  2 orang Nias di Pileg 2024 dari Dapil 2 Sumut lolos ke Senayan (DPR RI)  akan mudah terjadi.

 

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB