Surabaya NAWACITAPOST - Dalam kunjungannya ke Surabaya, Ganjar Pranowo Calon Presiden dari PDI Perjuangan berkesempatan membuka kembali posko PDI Perjuangan yang sangat Legendaris di jalan Pandegiling, Sabtu 6 Mei 2023, siang.
Disitu, Gubernur Jawa Tengah tersebut mengaku kagum terhadap sosok Ir. Soetjipto, yang loyal mendampingi Megawati Soekarnoputri dalam melawan ketidak adilan.
"Di-sinilah perlawanan itu pernah dilakukan, di-sinilah penindasan itu kita lawan. dan di-sinilah kita tidak pernah punya kata menyerah, Merdeka!" pekik Ganjar Pranowo mengawali pidatonya.
"Pak Tjip (Ir. Soetjipto, red) itu memberikan pelajaran kepada kita semuanya bukan menjadi banteng 'Gembeng' (Cengeng, red), tapi menjadi Banteng yang kalau ketaton (Diciderai, red) akan melawan. Melawan semua ketidak-adilan," ucapnya.
Ganjar mengingatkan, sejarah panjang itu sudah melahirkan banyak tokoh yang berawal dari tempat ini (Posko Pandegiling, red).
"Mereka yang pada masa itu tahu sejarah dimana posko pandegiling ini berada, pasti mereka adalah orang-orang 'Jas merah' yang tidak sekali-sekali meninggalkan sejarah, Begitu kata Bung Karno," seloroh Ganjar Pranowo, disambut teriakan meriah masyarakat.
Pada kesempatan itu, Ganjar mengaku merasa tersanjung, terhormat, dan tidak menduga bahwa kedatangannya di Pandegiling mendapat sambutan yang luar biasa.
"Hanya sekedar mampir ke pandegiling untuk melihat, merenung dan membakar semangat, bahwa kita adalah petarung-petarung yang selalu disiplin, etika, yang bisa bersahabat dengan siapapun, yang selalu menghormati sesama saudara," tutur Pria berambut Putih ini.
Ia-pun mengajak masyarakat untuk saling menghormati, meski berbeda suku, golongan dan agama. "Mereka semua tetap saudara kita dalam kemanusiaan," ucap Ganjar didampingi Whisnu Sakti Buana dan Jagad Hariseno (Dua putra Ir. Soetjipto, red).
Dalam sampaiannya, Ganjar kembali mengingat masa-masa perjuangan saat itu. "Ger ger atiku, karena melihat nuansa itu ada sampai hari ini, dan terlihat dari wajah-wajah panjenengan semuanya," kenangnya.
"Dari ibu-ibu yang hari ini ada di-sini, dari anak-anak muda, bahkan anak-anak kecil yang ada di-sini. Bahkan, orang tua yang tidak mau ketinggalan," kata Ganjar.
"Rambutnya boleh putih, tapi semangatnya tetap muda dan menyala-nyala," ucapnya.
Ganjar Pranowo juga mengajak kepada semua yang hadir untuk merapatkan barisan. "Bapak ibu, sekarang perjuangan sedang kita mulai kembali, mari kita rapatkan barisan, mari kita satukan kekuatan," ajak Ganjar.
"Sekali lagi saya derek titip, mereka yang berada pada barisan ganjar pranowo, tolong jangan menyakiti orang lain, jangan hinakan orang lain, jangan bully orang lain, dan jangan membuat hoax," katanya.
"kita akan berkompetisi dengan sehat, kita punya hati, kita punya nurani, dan kita punya kekuatan untuk itu adalah Panjenengan semua, Merdeka," pekik Ganjar mengakhiri pidatonya. (BNW)