Jakarta, NAWACITAPOST.com – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri telah menetapkan Ganjar Pranowo Capres 2024 -2029, yang dilaksanakan dalam rapat ke-140 Partai Banteng Moncong Putih, Istana Batutulis Bogor, Jumat (21/4/2023).
Baca Juga : Pesan dari Istana Batutulis Bogor untuk Prabowo, Fadli Zon Diingatkan
Penetapan Ganjar oleh Megawati, salah satunya mempertegas, bahwa kelompok intoleren tak boleh tumbuh subur di NKRI. Termasuk teroris dan kelompok radikal lainnya. Itu dari sudut dalam negeri.
Sementera dari sudut luar negeri, masih berkecamuknya perang diberbagai wilayah di dunia, sengketa Laut Cina Selatan, Taiwan Vs Cina, Rusia Vs Ukrania, perang saudara di Sudan, menjadi perhatian dunia, dan bukan tidak mungkin perlahan-lahan, hal-hal seperti itu bisa terjadi di Indonesia.
Beranjak dari hal tersebut, Ketua Perkumpulan Pro-Masyarakat Pro-Masyarakat Ramadhan Djamil melalui surat terbuka kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri mengusulkan mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Moeldoko menjadi pendamping Ganjar.
Alasannya, Moeldoko sudah membantu Presiden Jokowi selama 2 (Dua) periode dan peraih Adhi Mekayasa. Kematangan pengalaman Moeldoko di militer dan pemerintahan sudah tidak diragukan. Moeldoko bisa masuk dan diterima disemua kalangan lapisan masyarakat indonesia.
Jenderal TNI (Purn) Moeldoko paham betul tentang masalah bangsa, dan rajin blusukan ke seluruh daerah di Indonesia. Bahkan, lebih dari itu, Kepala Staf Presiden yang juga Ketum HKTI ini bukan hanya mendengar suara rakyat, tetapi mengeksekusinya sesegera mungkin. Moeldoko yang dijuluki Panglima petani oleh masyarakat petani, memberi harapan pasti dan besar, sehingga masyarakat petani sejahtera.
Yang jelas dan pasti jika dipadukan dengan Ganjar, maka relawan Moeldoko selain siap, sudah ada dan tersebar diseluruh nusantara. Sehingga tidak sulit untuk menggerakan bersama relawan Ganjar dan mesin partai-partai pendukung Ganjar.