Jumat, 5 Juni 2026

Diucapkan Puan Diteruskan Kepala BIN, Megawati – Prabowo Pilpres 2024

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Jumat, 24 Maret 2023 | 00:06 WIB

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Ketua DPR yang juga Ketua DPP PDIP Puan Maharani membocorkan pertemuan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputeri bersama Presiden RI ke-7 Jokowi di Istana Negara, Jakarta, pada Sabtu (18/3/2023).

Baca Juga : Bekas Kader Nasdem Ini Dukung Megawati-Prabowo Capres 2024


Pertemuan dua jam secara empat mata antara Megawati dan Jokowi, intinya bisa memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia ke depan. Jadi berbicara kearah bangsa dan negara, bagaimana pemilu bisa berjalan lebih baik, ekonomi bisa berjalan dengan sehat dan meningkat, sehingga bisa menyelesaikan permasalahan, dan nanti selesainya Pileg dan Pilpres, pemerintahan Pak Jokowi di periode kedua ini bisa berjalan dengan lancer dan baik, ucap Puan di  kompleks Senayan, Selasa (21/3/2023).

Saat bersamaan dengan ungkapan Puan itu, Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan dalam sambutannya diacara Papua Youth Creative Hub (PYCH), Selasa (21/3/2023) waktu Papua, menyatakan, “aura Pak Jokowi, sebagian sudah ada pada Pak Prabowo,” begitulah kira-kira ungkapan Jenderal Budi yang dekat dengan Megawati, dan salah seorang yang mempertemukan Jokowi dan Prabowo usai gelaran Pilpres 2019 lalu.

Jika semuanya itu ditarik ke perjanjian Batutulis Bogor, saat Pilpres 2004. Maka, duet Mega – Prabowo bisa saja terlaksana, dan dari kubu Gerindra dan Prabowo sendiri, mungkin tidak mempermasalahkan Ketum Gerindra jadi Cawapres.

Terkait ini juga, pernyataan Wakil ketua Dewan Pembina Partai Gerindra yang juga  adik kandung Prabowo, Hashim Djojohadikusumo dan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad melunak dan mungkin saja mengamini soal duet ini.

Bahkan, Ketum PKB Cak Imin tak perlu marah-marah lagi, dan tetap bersama koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.

Koalisi KIB yang dimotori Golkar, PAN, dan PPP tetap solid dan kemungkinan memilih pasangan Mega – Prabowo lebih masuk akal.

Sehingga duet Mega -Prabowo, hanya ada satu  lawannya, yaitu Anies – (Nasdem, Demokrat dan PKS). Artinya ada dua pasangan Pilpres di 2024.

Jika pasangan ini menang. Dipastikan Surya Paloh, JK dan PKS  berada di luar pemerintahan alias menjadi oposisi. Khusus Surya Paloh dan JK, yang kabarnya menggunakan kekuasaan untuk kegiatan usahanya menjadi lemah dan tak berdaya lagi.

Luar biasa lainnya, pembangunan IKN yang merupakan gagasan awal Presiden RI Pertama, Soekarno sudah pasti diteruskan dan diselesaikan Mega bersama Prabowo.

 

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB