Kamis, 4 Juni 2026

Semangati 2000an Kader Surabaya, Hasto Kristiyanto: PDI Perjuangan Siap Kembali Dipercaya Rakyat

Photo Author
Elya Yudi, Nawacita Post
- Kamis, 10 November 2022 | 00:51 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Kepada lebih dari 2.000 kader se-Surabaya, Sekertaris jendral (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meminta untuk tetap disiplin dalam keyakinan ideologis,

"Disiplin dalam kerja kerakyatan, dan disiplin dalam organisasi dalam satu komando di bawah kepemimpinan Ketum Megawati Soekarnoputri," tegas Hasto di Gedung Empire Palace di Surabaya, Rabu 9 November 2022 malam.

Ia mengatakan, semua disiplin itu tercermin dalam konsolidasi yang tiada henti. "Tiada hari tanpa konsolidasi. Konsolidasi adalah nafas keseharian partai. Dan hari ini saya melihat bagaimana kader-kader di Surabaya begitu bersemangat, dan PDI Perjuangan dengan penuh keyakinan siap kembali mendapatkan kepercayaan rakyat pada 2024," urainya.

-


Selain menyampaikan pesan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri agar pengurus partai untuk menyiapkan caleg dengan sebaik-baiknya, Hasto juga menekankan kepada kader agar bekerja untuk rakyat dan konsolidasi internal partai sebagai kunci kemenangan dalam menyongsong Pemilu 2024.

"Setiap caleg harus dilihat rekam jejaknya, hasil psikotesnya, dan ditetapkan secara musyawarah mufakat," katanya.

Untuk capres dan cawapres, Hasto meminta seluruh kader partai untuk tenang dan bersabar. Sesuai keputusan kongres, penetapan capres dan cawapres adalah kewenangan dari Ketum Megawati.

"Ibu Ketua Umum telah banyak melahirkan pemimpin yang datang dari bawah. Contohnya adalah Bapak Presiden Jokowi. Kita tunggu dengan disiplin keputusan Ibu Ketua Umum terkait penetapan capres dan cawapres," katanya.

Pria kelahiran Yogyakarta 56 tahun yang lalu ini menginginkan agar kader semakin memperkuat konsolidasi, sering terjun ke bawah membantu rakyat, agar saat capres dan cawapres diumumkan, kader sudah siap membantu memenangkan capres dan cawapres yang diusung.

Menurutnya, PDI Perjuangan adalah partai yang kenyang asam dan garam. "Soal difitnah, dihujat, dikhianati itu sudah menjadi makanan sehari-hari. Saat ini kader lebih baik fokus membantu Bapak Presiden Jokowi menyukseskan pembangunan. Soal capres cawapres kita tunggu, karena itu kewenangan Ibu Ketua Umum," ajaknya.

Tampak hadir dalam agenda tersebut Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Armuji, perwakilan DPD PDIP Jatim Sri Untari dan Whisnu Sakti Buana, juga jajaran DPC dan Fraksi PDI Perjuangan kota Surabaya.

Tak luput dari pengamatan, hadir pula Connie Rahakundini seorang akademisi, penulis, pengamat bidang militer dan pertahanan keamanan.

Di gelaran yang sama, Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan kerja gotong royong seluruh elemen partai dalam skema tiga pilar terus dijalankan di Kota Pahlawan. Tiga pilar itu adalah para kader di seluruh struktur partai, legislatif dari kader partai, dan eksekutif dari kader partai.

"Dengan spirit tiga pilar itulah, gotong royong dijalankan untuk membersamai dan membantu rakyat dalam suka-duka, seperti diinstruksikan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri," ujar Adi dalam sambutannya.

"Termasuk hari ini kita berkonsolidasi. Semula kita tata sekitar 1.600 kursi, ternyata membeludak karena semuanya antusias, sampai lebih dari 2.000, tepatnya 2.078 orang di dalam ruangan," imbuhnya.

Adi yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Surabaya ini juga menyampaikan terima kasih dan rasa bangganya kepada Hasto yang telah membakar semangat serta memberikan arahan-arahan strategis kepada kader PDIP Surabaya.

"Apa yang disampaikan Pak Sekjen menjadi bekal yang luar biasa, melipatgandakan semangat kerja kerakyatan kita," tuntas Adi Sutarwijono yang karib disapa AWI. (BNW)

Editor: Elya Yudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB