Kamis, 4 Juni 2026

Wakil Ketua Komisi D: Warga Krembangan Berharap Punya Ambulans

Photo Author
Elya Yudi, Nawacita Post
- Jumat, 21 Oktober 2022 | 13:40 WIB
Ajeng Wira Wati, Wakil ketua Komisi D DPRD Surabaya, saat melakukan jaring aspirasi kepada masyarakat Krembangan Surabaya, Selasa 18 Oktober 2022.
Ajeng Wira Wati, Wakil ketua Komisi D DPRD Surabaya, saat melakukan jaring aspirasi kepada masyarakat Krembangan Surabaya, Selasa 18 Oktober 2022.

 

Surabaya NAWACITAPOST - Berbagai persoalan warga Krembangan jaya selatan I RT09 RW07 disampaikan kepada Ajeng Wira Wati Anggota DPRD Surabaya di pertengahan titik resesnya, Selasa 18 Oktober 2022.

Warga, pada kesempatan itu menyampaikan beberapa keluhannya seperti pelayanan Puskesmas krembangan selatan yang kurang maksimal, serta bantuan pengadaan ambulans di wilayah Krembangan yang diketahui padat penduduk.

"Sebagai pengurus kampung, kami seringkali kesulitan untuk menghubungi dokter jaga termasuk mendatangkan ambulans jika ada warga yang sakit atau meninggal dunia, " Ucap Thamrien Ketua RT09.

Persoalan lain disampaikan Yosi Ika Maharani. Menurutnya warga juga mengeluh minimnya informasi terkait BPJS JKN-PBI. Kemudian juga terkait sulitnya mendapatkan Beasiswa pendidikan bagi warga yang kurang mampu. Terlebih, kurangnya sosialisasi terkait administrasi kependudukan.

Untuk beberapa persoalan ini, selaku wakil ketua komisi D bidang Sosial dan Pendidikan, Ajeng memastikan akan mengkoordinasikan dengan Pemkot Surabaya melalui dinas-dinas terkait.

Selain capaian, Wakil rakyat dari Dapil 1 ini juga memaparkan terkait Program-program pemerintah kota Surabaya yang mungkin banyak warga yang belum mengetahui, seperti

“Kami di Komisi D sudah bekerja bersama Pemerintah kota melalui dinas-dinasnya, merumuskan berbagai kebijakan sekaligus pembahasan anggaran yang akan dikeluarkan,” ucap Ajeng yang saat ini ditunjuk sebagai ketua Pansus kerjasama sister city pengembangan UMKM bersama Kota Gaziantep, Turki.

Dibidang pendidikan, Ajeng mengaku ikut dalam pembahasan beasiswa untuk penghafal kitab suci, juga beasiswa perguruan tinggi yaitu 500 Ribu uang saku dan 750 Ribu biaya perkuliahan.

“Secara rutin kami juga membahas terkait progres Seragam untuk MBR di tingkat SD dan SMP, termasuk juga terkait PPDB SD dan SMP yang dalam hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah kota Surabaya,” ungkap Lulusan S2 PSDM Unair 2009 ini.

Terkait bidang kesehatan, anggota Dewan kalem ini juga sudah ikut merumuskan penanganan stunting yang saat ini jumlahnya masih di kisaran 8rb anak, termasuk juga rumusan program 1000 MCK komunal di wilayah-wilayah yang membutuhkan.

“Kami bersama dinas kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata juga telah merancang program beasiswa dan bantuan seragam gratis untuk siswa/i SMA sederajat,” papar Ajeng.

Selain itu, Bendahara Fraksi Gerindra DPRD Surabaya sekaligus wakil bendahara DPD Gerindra Jawa Timur ini juga memberikan penjelasan terkait perbedaan antara penerima bantuan di data MBR dan DTKS.

“Data MBR atau Masyarakat berpenghasilan rendah, digunakan Pemkot Surabaya sebagai acuan intervensi berbagai bidang bantuan untuk warga Surabaya. Baik di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, kependudukan, maupun pemberdayaan dan ketenagakerjaan,” terang Ajeng.

Anggaran bantuan MBR dari APBD kota Surabaya, sementara untuk DTKS atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial adalah dari kementrian sosial, yang anggarannya diambil dari APBN.

“Yang sering menjadi polemik adalah masalah DTKS. Banyak warga yang mampu atau bahkan sudah meninggal masih mendapat bantuan, sepertinya tidak pernah diupdate,” ucap Ajeng disambut teriakan kekecewaan warga.

“Untuk mengefektifkan bantuan, kami sudah minta agar penerima bantuan MBR diberi tanda berupa stiker, sudah di acc tapi belum direalisasikan. Selain untuk memudahkan pendataan, stiker ini juga akan memberikan rasa malu kepada warga yang tidak berhak menerima bantuan,” terangnya kembali.

Ajeng Wira Wati Legislator Partai Gerindra ini berharap masyarakat turut aktif dalam pembangunan di wilayah kecamatan Krembangan, khususnya di RT09.(BNW)

Editor: Elya Yudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB