Surabaya NAWACITAPOST - Tanya jawab menarik nampak dalam reses Dyah Katarina Anggota DPRD Surabaya bersama seratusan warga RW07 yang berkumpul di Balai RW Banyu Urip Wetan VI/4 kecamatan Sawahan Surabaya, Kamis 13 Oktober 2022.
Warga yang sebagian besar adalah kader, merasa keberatan tugas-tugas yang diberikan pemerintah kota, khususnya untuk urusan pelaporan PAUD, Posyandu, atau pendataan warga.
"Kami sering ditanya, warga dapat apa dengan pendataan sampai ke hal-hal yang tergolong rahasia keluarga," tanya Mariati ketua RT07 RW07 mewakili para kader.
Ditanya moderator, kenapa tidak disampaikan saat acara Ngobrol bareng Walikota dan ketua TP-PKK kota Surabaya?
"Di acara ngobrol, sebagian waktunya hanya diajak menyanyi dan berjoget, waktu untuk diskusi kurang," Jawab para kader.
-
Hal senada disampaikan ketua RW07, Hariyono. selain mengapresiasi kedatangan Dyah Katarina selaku anggota DPRD Surabaya, dirinya juga menyampaikan beberapa keluhan kader di RW07.
"Disini ada 10 RT dan garda terdepannya adalah para kader yang jumlahnya 41 orang," katanya.
"Tugas kami selaku pengurus RW hanya memonitor dan mengarahkan. Meski seringkali mereka mengeluh kesulitan mengoperasikan aplikasi, namun tetap kami memberi semangat, istilahnya Semangat tanpa sambat," ucap pak RW Hariyono.
"Kami meminta doa kepada bu Dewan, semoga para kader diberi kesehatan, terlebih dalam mengurus keluarga mereka yang sering terabaikan," tandasnya.
Sebelumnya, Dyah Katarina telah memaparkan capaian-capaian serta kinerja Fraksi PDI Perjuangan untuk masyarakat, khususnya dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat dalam setiap rapat-rapat bersama pemerintah, maupun upaya pendampingan langsung terutama dalam hal pendidikan, kesehatan dan sosial kepada masyarakat.
Masa reses ini, kata Dyah merupakan sebagian tugas Dewan untuk menjaring langsung aspirasi masyarakat.
"Semua yang terjaring, baik ide, saran, kritik, maupun keluhan, nantinya akan kita rangkum, kita jadikan bahan dalam rapat-rapat, sekaligus kita sampaikan ke pemerintah agar mendapatkan solusi," terang anggota Komisi D dari Fraksi PDI Perjuangan ini.
Pada kesempatan itu, Dyah katarina juga menjelaskan tugas dan fungsi anggota DPRD yang banyak masyarakat belum mengetahui.
Selain fungsi membuat undang-undang dan merancang APBD bersama pemerintah, anggota DPRD juga bertugas mengawasi semua kebijakan.
"Kalau pemerintah menjaring aspirasi melalui musrenbang, kami anggota Dewan langsung ke celah-celah yang mungkin tidak terjaring yakni angsung ke masyarakat," ucapnya.
"Maka dari itu, kami berharap masyarakat lebih pro aktif menggali kebutuhan warga di kampungnya. Sampaikan saja, jangan takut, kami pastikan suara anda sekalian akan sampai ke telinga pemerintah," tegasnya. (BNW)