Kamis, 4 Juni 2026

Jenderal Bintang Tiga Ajari Efendi Simbolon yang Sok Jago

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Rabu, 7 September 2022 | 17:37 WIB
Letjen TNI (Purn) Johanes Suryo Prabowo. Foto akun IG suryoprabowo2011.
Letjen TNI (Purn) Johanes Suryo Prabowo. Foto akun IG suryoprabowo2011.

Jakarta, NAWACITAPOST. COM – Saat rapat Komisi I DPR dengan Menhan Prabowo Subianto pada Senin (11/11/2022). Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon sempat berdebat dengan Prabowo perihal anggaran pertahanan. Effendi pun mempertanyakan rapat yang tertutup.

Baca Juga : Terima Dubes Australia, Menhan Prabowo Bahas Kemajuan Progres Kerja Sama Pertahanan RI-Australia


Prabowo pun menanggapinya dengan tenang dan tak ada ekspresi menggebu-gebu.
Ulah, Effendi pun dipertontonkan lagi. Kali ini rapat dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, mengenai dugaanya ketidak harmonisan antara Panglima TNI dan KSAD. Bahkan ketidak hadiran Menhan Prabowo dan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman pun dipertanyakan dan dipersoalkan olehnya.

Effendi pun secara dengan leluasa mencecar Andika (rapat terbuka) secara gamblang, dan hal itu dilihat ratusan juta pemirsa TV, dan media sosial lainnya.
Pernyataan Effendi Simbolon yang mengkrtik ketidak hadiran Menhan dan hubungan disharmonis antara Panglima TNI dengan KSAD.

Mendapat sorotan tajam dari Letjen TNI (Purn) Johanes Suryo Prabowo. Suryo mengkritik sikap Effendi yang bicara tentang hubungan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman di rapat DPR.

"Mungkin ada yang bisa memberi pencerahan apakah @effsimb (Effendi Simbolon) yang anggota @dpr_ri itu atasannya Menhan RI @prabowo dan Panglima TNI @jenderaltniandikaperkasa," ujar Suryo Prabowo dalam akun Instragramnya seperti dilihat, Rabu (7/9/2022). Suryo mengizinkan pernyataannya di IG dikutip.

Menurut Suryo, Effendi Simbolon bukan ‘atasan’ bagi Jenderal Andika, Jenderal Dudung, dan Prabowo. Sebab, Menhan Prabowo, Panglima TNI Jenderal Andika, dan KSAD Jenderal Dudung, disumpah oleh Presiden, tegas Suryo.
"Sehingga bisa seolah mengesankan diri kalau dia itu 'atasan' yang boleh mentiko dan anggarjago di Ruang Sidang Komisi-1 yang disiarkan secara terbuka ke publik? Setahu saya sih TIDAK," katanya.

"Tolong dipahami, Menhan, Panglima TNI, dan ketiga Kepala Staf Angkatan itu disumpah oleh Presiden RI. Siapa Menabur Angin Akan Menuai Badai," imbuhnya.
Seharusnya Effeni paham dan mengerti soal anggaran pertahanan, ada yang boleh dibuka ke publik (terkait dengan strategi pertahanan dan keamanan) yang negara tetangga tak boleh mengetahuinya secara detail.

Yang jelas, Suryo -, sang Jenderal bintang tiga mengajari Efendi Simbolon yang sok jago.

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB