Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Hasil perhelatan Rakernas Partai Nasdem, 15 -17 Juni 2022, salah satu poin utamanya menetapkan satu dari tiga nama bakal calon presiden (Bacapres)di Pilpres 2024 adalah Anies Baswedan.
Baca Juga : Anies Bacapres, Nasdem Menuai Gejolak Penolakan Internal dan Publik
Tentu penetapan Anies, sebagai bacapres, telah diteliti, dicermati secara matang oleh Nasdem, atas seizin dan restu tokoh utama Nasdem, Surya Paloh (SP).
Bahkan SP sendiri yang mengumumkan nama Gubernur Jakarta ke-17, diatas panggung kehormatan Jakarta Convention Jakarta, kawasan Senayan, Jumat 17 Juni 2022.
Coba kita fokus ke Anies. Kedekatannya dengan Rizieq Shihab tak perlu diragukan lagi. Pilkada 2017, Rizieq melalui FPI kala itu, berkampanye dan menggelorakan bahwa Anies adalah pemimpin masa depan yang menjanjikan buat Jakarta. Isu jualan agama dan ayat, bukan hanya menggema, tetapi kabarnya dilakukan oleh eks FPI.
Setelah Anies terpilih dan dilantik sebagai Gubernur Jakarta. Rizieq pun mendapat tempat prioritas di mata Anies. Bahkan kepulangannya ke Indonesia, Anies sampai harus datang ke rumah Rizieq di Petamburan.
Di Rakernas itu secara resmi, partai Nasdem mengumumkan Anies salah satu Bacapresnya. Maka, secara otomatis, Nasdem harus siap menerima Rizieq dan pendukungnya apa adanya, termasuk sepak terjangnya.
Pasalnya, Rizieq dan Anies tak bisa dipisahkan. Bagi Anies adalah, ujung tombak yang berkampanye untuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 2014 -2016 yang dicopot Presiden Jokowi.