Kamis, 4 Juni 2026

Anas Urbaningrum Ajak Debat Terbuka ke Eks KPK Yang Menjeratnya, Cikeas -SBY Ketakutan

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Senin, 7 Februari 2022 | 11:55 WIB

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Bertajuk debat terbuka itulah yang akan dilakukan eks Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urabningrum setelah bebas murni dari Lapas Sukamiskin pada Tahun 2022 atau 2023. Kebebasannya setelah ia menjalani masa hukumannya.

Baca Juga : Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS : SBY dan Demokrat Bertanggung Jawab Mengenai Presidential Threshold 20 Persen


Kabar kebebasan KPU periode pertama ini, menurut loyalis Anas, I Gede Pasek Suardika, akan dimanfaatkan untuk berdebat dengan sejumlah pihak yang telah menjeratnya secara politis ke ranah hukum.

Nama Abraham Samad (AS) dan Bambang Widjojanto (BW). Dua orang ini akan diajak debat terbuka dengan Anas Urbaningrum. Yang mana, saat berada di KPK, mereka dua ini yang pernah menangani kasusnya Anas. Sehingga, mantan anggota DPR ini, menurut AS dan BW, Anas terlibat korupsi. Diduga ada pesan khusus dari  SBY ke AS dan BW untuk menjerat Anas Urbaningrum dengan disangkakan terlibat korupsi.

Menurut eks Sekjen Partai Hanura ini, seperti dikutip tribunnews, Sabtu 5 Februari 2022. "Beliau senang (berdiskusi dengan mereka). Kalau saya suruh temani senang juga. Tapi Mas Anas sendiri sudah mampu menyelesaikan itu, karena itukan fakta kan. Atau kalau mau pembukaan oleh kita-kita dulu boleh juga, sebelum Mas Anas keluar," kata dia di Waroeng Sadjoe, Tebet, Jakarta, Sabtu (5/2/2022).

Memang pengumuman Anas Urbaningrum terlibat korupsi dinyatakan AS dan BW saat menjadi pucuk pimpinan di KPK, di era Presiden SBY.

Ada dua hal menarik dari ajakan debat terbuka dari Anas Urbaningrum (setelah bebas) dengan AS dan BW. Tujuannya bisa ditebak, supaya AS dan BW menjelaskan apa adanya, kenapa unsur politisnya kental dalam menjerat dirinya sampai bisa dibawa ke ranah hukum. Itu, jika debat terbuka terjadi.

Seandainya debat tidak terjadi. Dalam arti kata AS dan BW tak mau meladeni Anas dalam debat tersebut. Maka, apa yang selama ini mereka dua sebagai penggiat HAM dan Hukum. Menjadi sesuatu tak berarti. Berarti, apa yang selama ini ada unsur politis terhadap kasus Anas semakin terbukti.
Ini bukan hanya menjeremuskan AS, dan BW. Keluarga Cikeas dalam percaturan politik akan semakin terpuruk. Karena demokrasi yang selalu menjadi panutan Cikeas akan tercabik-cabik oleh ulah mereka sendiri.

Yang Jelas ajakan Anas Urbaningrum untuk debat ke pimpiman KPK kala itu, akan membuat keluarga Cikeas (SBY, AHY dan IBAS) semakin ketakutan. Jejak borok politknya semakin terkuak dan menganga.

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB