Jakarta, NAWACITAPOST - Munculnya nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menjadi perhatian publik. Pasalnya keduanya bukan berasal dari orang partai politik. Hal ini membuat keduanya akan mengalami kesulitan jika ingin mencalonkan diri sebagai capres 2024.
Hal ini diungkapkan Pengamat politik Universitas Al-Azhar, Ujang Komaruddin kepada Nawacitapost Sabtu (1/01/2022).
Ujang menilai Ridwan Kamil dengan Anies tidak tepat. Karena Anies elektabilitasnya lebih tinggi. Anies-RK. Namun kedua pasangan tersebut sulit bisa maju. Karena kedua-duanya bukan orang partai.
"Partai tak akan mau mengusung mereka. Karena orang partai pasti akan meminta salah satunya dari kalangan partai," kata Ujang.
Sementara melihat peluang duet Prabowo-Puan masih hanya terlihat 50 : 50 persen.
"Prabowo-Puan. Masih 50:50 persen. Bisa berduet dan bisa juga tidak. Bisa menang dan juga bisa tumbang, " jelasnya.
Namun, terkait peluang duet Airlangga-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin bisa saja mereka hanya menjadi kuda hitam.
"Airlangga-Cak Imin mungkin bisa saja akan jadi kuda hitam," paparnya.