Jakarta, NAWACITAPOST - Ditengah polemik harga PCR yang masih sangat tinggi, banyak sejumlah pihak meminta untuk membongkar penyebab mahalnya harga PCR yang digunakan untuk transportasi pesawat.
Menyikapi itu, politisi Partai Gerindra, Arief Poyuono mengaku geram dengan munculnya mafia pcr ditengah kondisi masyarakat yang saat ini masih dihadapkan pandemi Covid-19.
"Perusahaan dan pemilik usaha pemasok PCR yang mengambil keuntungan hingga 600 persen dari modalnya merupakan pelaku kejahatan yang sangat serius saat ini," kata Arief Poyuono, Selasa (2/11/2021).
Arief menyebutkan, penegak hukum dan KPPU harus turun tangan untuk melakukan peyelidikan terhadap para pelaku kejahatan serius ini yang mengambil keuntungan dari keadaan darurat pandemi.
"Saya berharap Bapak Presiden Jokowi harus tegas memerintahkan penegak hukum untuk menangkap semua pelaku usaha PCR yang sudah tidak punya moral dan melakukan kejahatan serius," ungkapnya.
Mendukung Jokowi, dia meminta agar kasus dugaan mafia PCR ini untuk ditindak secara hukum oleh para penegak hukum.
"Jika tidak ada tindakan hukum kepada mereka ini bisa jadi preseden buruk bagi karir Jokowi sebagai presiden yang membiarkan para pelaku kejahatan serius disaat masyarakat butuh akan akan keselamatan dari pandemi covid 199," tegasnya.
Sementara itu, KPPU sebagai lembaga yang punya tugas mengawasi terkait persaingan usaha dan monopoli segera mengambil tindakan untuk membuktikan kejahatan ekonomi yang dilakukan perusahaan dan pemilik usaha jasa PCR.