Kamis, 4 Juni 2026

Terkait Pernyataan Herzaky Mahendra Putra Kekuasaan Gus Dur Digulingkan Megawati, DPN REPDEM Desak Demokrat Kubu AHY Minta Maaf ke Ketua Umum PDIP 

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Senin, 11 Oktober 2021 | 09:56 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST -  Pernyataan Herzaky Mahendra Putra Juru Bicara (Jubir) Demokrat kubu AHY  yang menyatakan Megawati menggulingkan kekuasaan Presiden Gus Dur kala itu. Mendapat tanggapan dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasiona Relawan Perjuangan Demokrasi (DPN REPDEM) Ahmad Sazali.

Baca Juga : Gebyar Akhir Tahun ! Nawacita TV Gelar Kontes Berhadiah Jutaan Rupiah



Pernyataan sikap REPDEM itu disampaikan dalam konferensi persnya,  Qubu resort Kubu Raya Kalimantan Barat, Sabtu (9/10/2021). "Mendesak agar Partai Demokrat kubu AHY  secara terbuka meminta maaf kepada Megawati Soekarno Putri Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atas pernyataan Herzaky Mahendra Putra, Jubir Partai Demokrat yang mengatakan Megawati Soekarno Putri melakukan penggulingan kekuasaan terhadap Gus Dur sewaktu ia menjabat sebagai Presiden RI, tandasnya.

Simak berita lainnya di Youtube NAWACITA TV


" Tuduhan bahwa Megawati Soekarno Putri menggulingkan Gus Dur saat ia menjabat Presiden RI sangat-sangat salah, keliru dan tidak benar. Hal tersebut juga sudah dibantah oleh Ketua Umum DPN REPDEM." Demikian disampaikan Ahmad Sazali saat jumpa pers (9/10/2021) di Qubu resort Kubu Raya Kalbar, disela-sela RAKERDA I REPDEM.

Baca Juga : Jubir DPP Partai Demokrat KLB Deli Serdang M Rahmad : Hamdan Zoelva Ketularan Virus Bohong Demokrat AHY



Karena itu, DPN REPDEM meminta kepada Partai Demokrat kubu AHY  secara insitusi, agar meminta maaf kepada Megawati Soekarno Putri, karena Herzaky saat berbicara bertindak sebagai Jubir Partai Demokrat.
"Kami meminta Partai Demokrat secara insitusi meminta maaf kepada Megawati Soekarno Putri terkait pernyataan mereka yang sangat-sangat salah tersebut," tegas Ahmad Sazali.

Kalau dalam waktu 2 X 24 jam Partai Demokrat kiubu AHY tidak menunjukkan itikad baiknya, maka REPDEM akan melaporkan persoalan ini ke pihak kepolisian.
" Kalau sampai hari Senin (11/10/2021) mereka tidak menunjukkan itikad baiknya, maka Selasa 12/10 kami akan melaporkan Herzaky ke Kepolisian." Tegasnya lebih lanjut.

Menurut Ahmad, pernyataan Herzaky sangat salah dan bernuansa provokatif, dampak dari pernyataan tersebut dapat memecah belah kelompok nasionalis dan NU yang selama ini kedua kelompok ini sangat bersahabat dengan kelompok kelompok lain dalam membangun bangsa ini.

Saat memberi keterangan pers Ahmad Sazali didampingi Sekjen DPN REPDEM Abraham dan Ketua DPD REPDEM Kalbar Paulus Adet.

 

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB