NAWACITAPOST.COM - Pencanangan Bulan Bung Karno secara nasional telah digelar di Surabaya pada 6 Juni 2022, kota kelahiran Sukarno.
Semangat Soekarno, bagaikan bara api yang menyala, menjadi inspirasi dengan semboyan “Warisi Apinya, Bukan Abunya”. Api tersebut memberikan terang dan semangat untuk mengisi kemerdekaan guna mencapai kesejahteraan.
Di Surabaya, Bulan Bung Karno menjadi momentum untuk melacak jejak-jejak Soekarno sebagai Arek Suroboyo. Jejak ini digunakan sebagai "api" yang membakar semangat dan rasa bangga memiliki pemimpin bangsa asal Surabaya.
Baca Juga: Momen Idul Adha, 3 Pilar PDIP Surabaya Gotong Royong Potong 15 Kurban Sapi di RPH Pegirian
Pelacakan peta lama Surabaya dilakukan oleh Begandring Soerabaia hingga ke Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Surabaya.
Ditemukan peta tahun 1930 yang menunjukkan bahwa nama Jalan Guntur dan Jalan Megawati belum ada. Dari beberapa sumber lain seperti koleksi Asia Maior, kedua nama jalan tersebut juga tidak ada sebelum tahun 1950.
Di antara peta-peta lama Kota Surabaya, salah satunya dari koleksi yang dikumpulkan dari periode 1952-1953, terdapat peta yang sudah menuliskan nama Jalan Guntur dan Jalan Megawati. Data ini terarsip dalam buku “Inventaris Arsip Kota Besar Surabaya 1950 s/d 1957”.
Baca Juga: Masuki Masa PPDB, PDIP Surabaya: Pendidikan Jalan Bangun Peradaban
Peta lama yang menunjukkan nama jalan Djl. Megawati dan Djl. Guntur menggunakan ejaan lama "Djl" yang merupakan kependekan dari Djalan.
Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat, mengatakan bahwa pada 21 Juni 2024, genap 54 tahun Bung Karno berpulang, namun semangat perjuangannya masih menyertai seluruh bangsa Indonesia.
"Ajaran Bung Karno selalu menjadi inspirasi bagi semua kalangan. Gelora semangat kebangsaan sebagai energi yang tiada henti memberikan semangat pada kita semua," kata Achmad Hidayat.
Baca Juga: Usung Eri-Armuji, Sinergi Tiga Pilar PDIP Bergerak Kompak
Di Jalan Megawati, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, kader PDI Perjuangan tersebut mengajak warga untuk memanjatkan doa bagi Bung Karno agar diberikan tempat yang mulia di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.
Mereka juga berdoa untuk Ibu Hj Megawati Soekarno Putri dan seluruh kader PDI Perjuangan agar tetap tabah melayani rakyat.
Artikel Terkait
Rakernas V PDIP: Armuji Sebut Dirinya dan Eri Cahyadi Satu Kesatuan Kerja untuk Rakyat
Mahasiswa Desak UKT diturunkan, PDIP Surabaya: Sesuai Rekomendasi Rakernas V
Survei LSI: Eri Cahyadi dan Armuji Masih Menjadi Pilihan Utama Warga Surabaya
PDIP Jatim: Eri Cahyadi dan Armuji Calon Tunggal di Pilkada Surabaya 2024
Juni Bulan Bung Karno, Armuji: Putra Fajar yang Lahir dari Rumah Sederhana
Usung Eri-Armuji, Sinergi Tiga Pilar PDIP Bergerak Kompak
Masuki Masa PPDB, PDIP Surabaya: Pendidikan Jalan Bangun Peradaban
Momen Idul Adha, 3 Pilar PDIP Surabaya Gotong Royong Potong 15 Kurban Sapi di RPH Pegirian