Kamis, 4 Juni 2026

Juni Bulan Bung Karno, Armuji: Putra Fajar yang Lahir dari Rumah Sederhana

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Jumat, 7 Juni 2024 | 20:18 WIB
Wakil Walikota Surabaya, Armuji, saat refleksi kelahiran Bung Karno, Kamis 6 Juni malam, di rumah Jalan Pandean Gang 4 nomor 40, tempat kelahiran Bung Karno. (Nawi)
Wakil Walikota Surabaya, Armuji, saat refleksi kelahiran Bung Karno, Kamis 6 Juni malam, di rumah Jalan Pandean Gang 4 nomor 40, tempat kelahiran Bung Karno. (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - PDI Perjuangan Kota Surabaya menyelenggarakan refleksi kelahiran Bung Karno pada Kamis malam, 6 Juni. Peringatan ini berlangsung di rumah kelahiran Bung Karno di Jalan Pandean Gang 4 nomor 40.

Bung Karno, yang lahir pada 6 Juni 1901 di Surabaya, menjadi fokus peringatan ini. "Peringatan ini merupakan bagian dari Juni Bulan Bung Karno. Sebelumnya, kami memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni dalam sebuah upacara yang dihadiri kader-kader PDI Perjuangan," ujar Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Selain itu, peristiwa wafatnya Presiden pertama RI, Ir. Sukarno pada 21 Juni 1970 di Jakarta, yang dimakamkan di Blitar, juga dikenang. "Tiga peristiwa penting itu membuat bulan Juni menjadi istimewa bagi Bung Karno, yang telah mewariskan gagasan-gagasan besar dan brilian kepada generasi penerus," kata Adi Sutarwijono.

Baca Juga: PDIP Jatim: Eri Cahyadi dan Armuji Calon Tunggal di Pilkada Surabaya 2024

Acara di Pandean malam itu dihadiri oleh Wakil Walikota Surabaya, Armuji, Ustadz Aris Yoyok, serta ratusan kader PDI Perjuangan dan warga masyarakat. Dalam sambutannya, Armuji menyampaikan bahwa di rumah kecil dan sederhana di Jalan Pandean Gang 4 nomor 40 inilah Bung Karno dilahirkan. Oleh karena itu, Bung Karno juga dikenal dengan sebutan Sang Putra Fajar.

"Rumah kecil dan sederhana ini, 123 tahun lalu telah melahirkan tokoh besar, yang kelak membebaskan bangsanya. Gagasan-gagasan Bung Karno menggedor dan bergema sampai dunia internasional," ujar Armuji.

Armuji juga mengingatkan bahwa Bung Karno adalah seorang arek Suroboyo, yang mewarisi karakter pemberani, egaliter, persaudaraan kuat, dan blak-blakan. "Bung Karno dikenal pemberani dan menentang keras ketidakadilan serta penindasan. Sikap inilah yang harus kita warisi dalam membangun Kota Surabaya. Mengutip Bung Karno, kita warisi apinya, jangan abunya!" tambahnya.

Baca Juga: Cak Ji dan Pramono Anung Tabur Bunga di Pusara Bung Karno di Blitar

Peringatan hari kelahiran Bung Karno ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Armuji, yang diserahkan kepada Ibu Farida, Ketua RT di kampung Soekarno. "Mohon dijaga dan dirawat terus kampung ini sebagai tanda kelahiran Bung Karno," kata Armuji kepada Ibu Farida.

Bung Karno lahir pada 6 Juni 1901 di Surabaya, di kampung Pandean Gang 4 nomor 40. Ayahnya, Soekemi Sosrodiharjo, adalah seorang guru di Sulung, sedangkan ibunya, Ida Ayu Nyoman Rai, berasal dari Bali. Setelah berpindah-pindah karena tugas mengajar sang ayah, keluarga Bung Karno akhirnya menetap di Blitar.

Saat usia sekolah menengah, Bung Karno indekos di rumah HOS Tjokroaminoto, pemimpin Sarikat Islam, di Jalan Peneleh Gang VII No. 29-31. Bung Karno remaja bersekolah di Surabaya, kini Kantor Pos Jalan Kebon Rojo. Bung Karno melanjutkan pendidikan di Technische Hoogeschool te Bandoeng (sekarang ITB) hingga meraih gelar insinyur.

Baca Juga: Adi Sutarwijono: Juni, Bulan Bung Karno, Warisi Apinya Bukan Abunya

Di Bandung, Bung Karno mendirikan Partai Nasional Indonesia dengan sikap non-kooperatif terhadap kolonial Belanda. Akibat perlawanan keras terhadap Belanda, Bung Karno dipenjara dan dibuang ke sejumlah tempat, termasuk Ende, Flores.

Pada 17 Agustus 1945, Bung Karno dan Bung Hatta membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia, menandai lahirnya Republik Indonesia yang merdeka. ***

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB