Kamis, 4 Juni 2026

Bongkar Fakta Kebenaran, Dewi Tanjung Ingatkan Anas Urbaningrum dan Antasari Azhar Uji Keberanian

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Senin, 2 Agustus 2021 | 17:12 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Politisi PDI Perjuangan Dewi Tanjung kembali memberikan kritik pedas kepada Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono . Dalam kritikannya itu, Dewi Tanjung berharap agar Mantan Ketum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum membongkar dugaan kasus korupsi yang terjadi di proyek Hambalang.

Selain itu, Dewi Tanjung juga meminta agar Mantan Ketua KPK Antasari Azhar untuk berani membongkar fakta kebenaran atas kesalahan yang telah dilakukan rezim SBY dan kroni-kroninya.

“Semoga Anas Urbaningrum dan Pak Antasari Azhar mau membuka Fakta kebenaran atas kejahatan yg di lakukan oleh Rezim SBY dan kroni2nya,” cuit Dewi Tanjung dikutip Nawacitapost, Senin (2/7/2021).

Tidak segan-segan politikus PDIP ini meminta agar semua kasus yang terjadi selama rezim SBY terbongkar.

“Nyai yakin atas izin Allah SWT semua kebenaran akan terungkap seterang-terangnya,” cuit Dewi Tanjung.

Seperti diketahui, sebelumnya kader Partai Demokrat kubu Moeldoko menyebutkan bahwa dugaan kasus korupsi proyek Hambalang diduga kuat melibatkan keluarga Cikeas diantaranya SBY, dan putra keduannya Ibas.

Bahkan, Salah satu pendiri Partai Demokrat Max Sopacua menyebut nama Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang sampai saat ini belum terjerat proses hukum kasus korupsi Hambalang.

Baca Juga: https://nawacitapost.com/hukum/2021/03/25/ingat-kasus-korupsi-hambalang-max-sopacua-pertanyakan-proses-hukum-ibas

Max mengaku media selama ini tidak menyebutkan poin permulaan korupsi megaproyek Hambalang yang disampaikan Anas Urbaningrum, mantan Ketua Umum Partai Demokrat yang saat ini menjadi terpidana kasus korupsi Hambalang.

”Bagiannya tidak terlepas dimana Pak Anas sampaikan Pak Anas dapat berapa?, Ibas dapat berapa?, ” kata Max dalam konfrensi pers di bukit Hambalang, Citereup, Bogor, Kamis (25/3).


Max mengku bahwa orang-orang yang terlibat kasus itu telah menjalanin proses hukum. Yaitu, mantan Anggota DPR dari Fraksi Demokrat Angelina Sondakh, Andi Mallarangeng, yang menjabat waktu itu sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Nazaruddin sampai Anas.

Teman-teman kami di Demokrat sudah menjalanin hukumam semuanya ,” ujar Max.


Namun, Max mempertanyakan Ibas yang jelas disebut banyak saksi kasus korupsi Hambalang yang menyebutkan nama putra bungsu SBY tersebut.

Ibas sendiri belum diraba. Ibas sudah disebutkan saksi berapa banyak? Yulianis menyebutkan juga, yang masuk penjara kan kita tahu siapa saja, ” kata Max.


Max menegaskan alasanya pihaknya menggelar konpers di Desa Hambalang, tempat megaproyek yang ia sebut menjadi awal mula kehancuran Demokrat.

Kita kembali ke Hambalang agar anda tahu Hambalang ini adalah starting point kami lagi,bukan untuk korupsi tapi untuk maju ke depan membela negara dalihnya, ” ucapnya.


Diketahui, kawasan Kompleks Hambalang adalah proyek infrastruktur mangkrak di era Presiden keenam SBY, yang merupakan mantan Ketua Umum Partai Demokrat dan kini menjabat Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.

Sementara itu, Mantan Ketua KPK Antasari Azhar meminta SBY membongkar kasus yang menjatuhkan dirinya paa era SBY.

Namun, dalam kasus besar yang terjadi di era SBY itu, Antasari mendapat tuduhan seirus. Antasari dituding menjadi dalam p

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB